Dokter Imbau Warga Gunakan Masker di tengah Ancaman Karhutla

  • 02 Apr 2026 22:03 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Masyarakat Bengkalis diimbau untuk lebih waspada terhadap gangguan kesehatan, khususnya pada telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), di tengah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dokter spesialis THT RSUD Bengkalis, Ferryansyah, menegaskan bahwa paparan asap dan debu dapat memicu gangguan kesehatan, tidak hanya pada saluran pernapasan, tetapi juga pada mata.

“Asap dan debu bisa menyebabkan gangguan pada hidung, tenggorokan, bahkan bisa sampai ke mata seperti rasa perih,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Bengkalis yang dekat dengan laut membuat masyarakat lebih rentan terhadap perubahan kualitas udara, terutama saat terjadi peningkatan debu dan asap akibat kebakaran lahan.

Selain itu, perubahan cuaca yang tidak menentu juga dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat alergi atau gangguan pernapasan.

Untuk itu, masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara mulai menurun.

“Kalau debu meningkat, sebaiknya gunakan masker dan kurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Selain penggunaan masker, masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memperbanyak konsumsi air putih guna membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi resmi dari pemerintah terkait kondisi kualitas udara, termasuk indeks standar pencemaran udara yang diumumkan secara berkala.

Menurutnya, jika indeks kualitas udara sudah berada pada tingkat tidak sehat hingga berbahaya, masyarakat sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah demi menjaga kesehatan.

Dengan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai gangguan kesehatan akibat paparan asap dan debu, khususnya di tengah meningkatnya potensi karhutla di wilayah Bengkalis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....