Benarkah Minuman Bersoda dapat Memperlancar Haid, Berikut faktanya

  • 25 Mar 2026 14:02 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Minuman bersoda kerap menjadi pilihan praktis saat tubuh terasa lemas, termasuk ketika menstruasi. Namun, di balik sensasi segarnya, minuman ini menyimpan sejumlah risiko yang dapat memperburuk kondisi saat haid hingga berdampak jangka panjang bagi kesehatan.

Dikutip dari sumber penelitian Ub Repository, berikut beberapa resiko minuman bersoda bagi wanita haid:

1. Memperparah Nyeri Haid

Kandungan kafein dalam soda dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan kontraksi rahim. Hal ini dapat memperparah nyeri haid atau dismenore, terutama bagi wanita yang memang sensitif terhadap perubahan hormon.

2. Memicu Perut Kembung dan Tidak Nyaman

Karbonasi menghasilkan gas yang dapat menyebabkan perut terasa penuh dan kembung. Saat menstruasi, kondisi ini bisa semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Gangguan Keseimbangan Hormon

Tingginya kadar gula dalam minuman bersoda dapat memicu lonjakan insulin yang berdampak pada ketidakseimbangan hormon, termasuk estrogen dan progesteron. Jika terjadi terus-menerus, hal ini dapat memengaruhi keteraturan siklus haid.

Risiko Jangka Panjang yang Perlu Diwaspadai

1. Peningkatan Risiko Penggumpalan Darah

Konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang dapat memengaruhi kekentalan darah dan meningkatkan risiko terjadinya trombosis. Saat haid, tubuh sudah mengalami perubahan aliran darah, sehingga kondisi ini bisa menjadi lebih sensitif.

2. Gangguan Sirkulasi Darah

Kafein yang dikonsumsi berlebihan dapat memengaruhi tekanan darah dan sirkulasi. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memperburuk kondisi pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular.

3. Risiko anemia

Menstruasi menyebabkan tubuh kehilangan darah setiap bulan. Jika diimbangi dengan pola konsumsi tidak sehat seperti minuman tinggi gula dan rendah nutrisi, tubuh bisa kekurangan zat besi, sehingga meningkatkan risiko anemia.

4. Peningkatan Berat Badan dan Resistensi Insulin

Minuman bersoda mengandung kalori tinggi tanpa nutrisi penting. Konsumsi rutin dapat menyebabkan obesitas dan resistensi insulin, yang pada akhirnya berdampak pada gangguan hormon dan kesehatan reproduksi.

5. Memperburuk Peradangan dalam Tubuh

Gula berlebih diketahui dapat memicu peradangan kronis. Dalam jangka panjang, ini bisa memperparah gejala menstruasi dan bahkan berkontribusi pada kondisi seperti endometriosis.

Mengonsumsi minuman bersoda saat haid mungkin terasa membantu secara sesaat, tetapi efek jangka pendek dan panjangnya bisa merugikan kesehatan. Mulai dari memperparah nyeri hingga meningkatkan risiko gangguan darah dan hormon, kebiasaan ini sebaiknya dibatasi.

Sebagai alternatif, pilih minuman yang lebih sehat seperti air putih, teh herbal, atau minuman hangat alami yang justru membantu tubuh tetap nyaman selama menstruasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....