ASKI Bengkalis Rencanakan Lomba Senam Joget Melayu

  • 25 Jan 2026 17:41 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kabupaten Bengkalis merencanakan akan menggelar lomba senam joget Melayu sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang dilaksanakan bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis dan Rumah Bugar Anyera, di Gedung LAMR Bengkalis, Minggu, 25 Januari 2026 pagi.

Ketua ASKI Kabupaten Bengkalis, Dewi Anggraini, mengatakan rencana lomba tersebut merupakan kelanjutan dari pelatihan senam joget Melayu yang telah diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pengembangan senam joget Melayu di lingkungan masing-masing peserta.

“Insyaallah jika tidak ada halangan, setelah pelatihan ini akan kita laksanakan lomba. Peserta yang sudah dilatih, baik dari perwakilan sekolah SD, SMP, SMA, organisasi perempuan, maupun sanggar tari di Bengkalis dan Bantan, dapat membawa senam ini ke komunitasnya untuk dikembangkan dan melatih perwakilan yang akan diutus,” ujar Dewi Anggraini.

Ruang Pelatihan Senam Joget Melayu di gedung LAMR Bengkalis (foto.rri/m.fiza)

Dewi Anggraini juga menjelaskan bahwa senam joget Melayu selama ini sering dibawakan oleh sanggar senam dan rumah bugar yang ia ikuti. Namun, menurutnya, kolaborasi bersama LAMR menjadi langkah strategis untuk lebih mempopulerkan senam joget Melayu sebagai olahraga berbasis budaya lokal.

Sementara itu, perwakilan SD Negeri 13 Bantan, Bayu Andika, menyambut baik pelatihan yang digelar ASKI bersama LAMR dan Rumah Bugar Anyera. Bayu yang merupakan guru olahraga menilai kegiatan tersebut sangat positif bagi tumbuh kembang anak, khususnya pada usia masa pertumbuhan.

“Pelatihan dalam bentuk olah tubuh seperti ini sangat bagus untuk anak-anak. Senam itu akan terus berkembang dan dapat menunjang kesehatan serta motorik siswa,” ujar Bayu Andika.

Menanggapi rencana lomba senam joget Melayu, Bayu berharap panitia dapat menyediakan kategori khusus anak SD.

“Karena kami mewakili sekolah dasar, tentu diperlukan kategori tersendiri agar sesuai dengan usia dan kemampuan anak-anak,” katanya.

Hal senada disampaikan peserta lainnya dari Dharma Wanita Persatuan BPKAD Kabupaten Bengkalis, Kartika Dewi. Ia menyambut baik pelatihan hasil kolaborasi LAMR, ASKI, dan Rumah Bugar Anyera, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, bahkan di ruang terbuka.

“Mungkin ke depan bisa dilaksanakan di lapangan terbuka seperti Lapangan Tugu Bengkalis, agar semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....