Takaran Serta Jadwal Makan Kucing yang Tepat

  • 21 Okt 2025 15:12 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Menentukan takaran makan yang tepat untuk kucing peliharaanmu sangat penting untuk menjaga kesehatannya. Kucing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda tergantung pada usia, ukuran, dan tingkat aktivitasnya.

Mengutip laman situs Alo dokter Kemenkes, berikut ini adalah panduan takaran dan jadwal makan kucing yang dapat digunakan untuk memberikan makanan kepada hewan peliharaan Anda ini.

1. Anak kucing (kitten)

Ini adalah waktu yang sangat penting saat memberikan makanan kepada kucing kecil karena ia masih dalam masa pertumbuhan. Biasanya, kitten secara alami akan berhenti minum susu dari induknya pada usia 8—12 minggu.

Saat usia inilah, kitten sudah mulai bisa diberikan makanan untuk mengurangi jumlah susu yang ia konsumsi dari induknya. Makanan yang terbaik diberikan pertama kali pada kitten adalah makanan basah yang diformulasi khusus untuk anak kucing sebanyak 20—25 gram. Hal ini karena makanan basah dapat membantunya untuk tetap sehat dan terhidrasi.

Seiring bertambahnya usia, Anda juga dapat mulai memperkenalkan kepadanya makanan kering. Namun, pastikan makanan yang diberikan memang khusus untuk anak kucing. Ini karena produk tersebut mengandung lebih tinggi kalori, lemak, dan protein guna mendukung tumbuh kembangnya.

Bila Anda memberikan makanan basah, jadwal makan anak kucing yang tepat, yaitu paling tidak empat kali dalam sehari. Sementara untuk makanan kering, pemberian makanan dapat dilakukan dua kali sehari. Saat memberikan makanan kering, sebaiknya pastikan juga untuk memperhatikan asupan airnya.

Takaran minum kucing per hari yang diberikan makanan kering adalah 2—3 gelas air dengan 1 cangkir makanan kering. Anda bisa memasukkan air ke dalam mangkuk kecil dan d ceangkal agar mempermudah kucing untuk minum air. Pada awalnya, mungkin ia akan mengalami kesulitan, tetapi dalam waktu 1—3 hari setelah diperkenalkan, ia akan terbiasa.

2. Kucing dewasa

Kucing dewasa (berusia 1—7 tahun) cenderung lebih suka memiliki beberapa jadwal makan dalam sehari, tetapi dalam porsi yang lebih kecil. Idealnya, ia akan makan setidaknya 4—5 kali dalam sehari.

Anda dapat memberikannya makanan kering maupun basah. Namun, ada baiknya untuk mengombinasikan keduanya agar memberikan variasi terhadap pola makannya.

Untuk takaran makan pun dapat disesuaikan dengan berat badan kucing. Umumnya, setiap kilogram berat badan kucing memerlukan 30—40 gram makanan kering.

Misalnya, kucing Anda memiliki berat badan 4 kg, artinya Anda perlu memberikan makanan sekitar 120—160 gram per harinya.

Sementara untuk makanan basah, berikan sekitar 150—200 gram per hari yang terbagi menjadi dua kali makan. Sama halnya dengan kitten, kucing dewasa yang mengonsumsi makanan kering juga disarankan membutuhkan air lebih banyak.

Untuk mempermudahnya, Anda dapat menyimpan air ke dalam sebuah mangkuk dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau oleh kucing.

Namun, pastikan jaga kebersihan dengan cara rutin mengganti airnya beberapa jam sekali. Hal ini bertujuan untuk mencegah air terkontaminasi debu atau kotoran lainnya.

3. Kucing senior

Takaran makan kucing senior (berusia lebih dari 7 tahun) juga bervariasi bergantung pada berat badan dan kondisi kesehatannya. Secara umum, takaran makan untuk kucing senior adalah 30—40 gram makanan kering per kilogram berat badannya. Misalnya, kucing yang memiliki berat badan 5 kg dapat diberikan makanan sekitar 150—200 gram per harinya.

Sementara untuk pembagian seberapa seringnya, kucing senior lebih suka makan dalam porsi kecil setiap harinya, yaitu 3—4 kali. Namun, saat memilih makanan untuk kucing senior, sebaiknya pilih makanan yang telah diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kucing yang lebih tua. Misalnya, makanan yang dapat mendukung kesehatan sendinya.

Anda juga dapat memilih makanan yang mengandung nutrisi, seperti asam lemak omega-3 untuk menjaga kesehatan kulit dan bulunya.

Dengan memperhatikan takaran makan yang tepat dan memahami kebutuhan nutrisi kucingmu, kamu bisa membantu menjaga kesehatannya dan membuatnya hidup lebih bahagia dan panjang umur. Selalu konsultasikan dengan dokter hewan untuk rekomendasi yang lebih spesifik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....