Tips Aman Minum Jamu dan Efek Sampingnya

  • 31 Jan 2025 10:57 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis: Jika orang menganggap dengan mengonsumsi jamu atau bahan-bahan herbal tidak akan memberikan efek samping maka itu salah. Apapun jika dikonsumsi secara berlebihan pastinya akan memiliki efek samping. Mengutip laman situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berikut ini beberapa efek samping minum jamu berlebihan :

Efek jangka pendek

Jamu atau bahan-bahan herbal kalau dikonsumsi berlebihan pasti ada efek samping. Misalnya jika dikonsumsi melebihi dosis yang seharusnya, efek jangka pendek yang akan ditimbulkan adalah gangguan pencernaan seperti diare dan muntah.

Efek jangka menengah

Selain efek dalam jangka pendek, ada juga efek jangka menengah yang akan ditimbulkan. Seperti gangguan fungsi liver, karena ketika jamu atau bahan herbal masuk ke dalam pencernaan, maka akan terjadi proses metabolisme di liver.

Efek jangka panjang

Kalau mengonsumsinya secara berlebihan, pekerjaan liver akan jadi berat dan tentunya akan terganggu. Sedangkan efek jangka panjang, bisa menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Pengeluaran sisa-sisa metabolisme jamu tadi kan akan lewat urine. Ginjal yang harus bekerja keras, maka akan terganggu fungsinya jika dikonsumsi melebihi dosis.

Tips aman mium jamu tiap hari

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan pada dasarnya konsumsi jamu boleh dikonsumsi setiap hari dimana minum jamu setiap hari merupakan upaya untuk menjaga daya tahan tubuh, pemulihan kesehatan, kebugaran hingga kecantikan. yang terpenting konsumsi secukupnya dan tidak berlebihan. Cukup sehari sekali sudah termasuk aman dan konsumsi jamu sebaiknya yang dibuat langsung.

Ada baiknya mencari jamu yang tidak mengandung beragam zat kimia, pengawet, dan terbukti higienis. Apabila menggunakan jamu yang dijual dalam bentuk kemasan, lebih baik carilah jamu yang sudah teruji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun, hindari konsumsi jamu yang sachetan atau kalengan yang tidak dipastikan keamanannya. serta sebaiknya jika sedang mengalami penyakit tertentu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang menangani penyakit tersebut jika ingin konsumsi jamu.

Selanjutnya waktu untuk konsumsi jamu itu kapan saja tidak ada penetapan, yang terpenting bagi orang yang perutnya sensitif ada gangguan lambung sebaiknya konsumsi setelah makan. Namun sebaiknya konsultasikan pada dokter agar menggunakan jamu dengan jenis dan dosis yang tepat. Perlu diingat bahwa untuk kondisi kesehatan tertentu, jamu tidak dapat menggantikan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Untuk itu, berhati-hatilah jangan sampai berlebihan minum jamu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....