Sejarah Kelereng dan Perkembangannya Hingga Masa Modern
- 10 Agt 2024 17:35 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Kelereng merupakan benda yang berbentuk bulat yang sering dimainkan anak-anak dan remaja. Kelereng sebelum diproduksi secara masal memiliki sejarah. Berikut sejarah kelereng dikutip dari Wikipedia.
Kelereng, atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "marble ball," adalah bola kecil yang umumnya terbuat dari tanah liat, pualam, atau kaca dan digunakan dalam permainan anak-anak. Kelereng memiliki ukuran yang bervariasi, tetapi biasanya berdiameter sekitar ½ inci (1,25 cm). Selain untuk bermain, kelereng juga sering dikoleksi karena nilai estetika dan nostalgia yang dimilikinya.
Pada masa Mesir Kuno:
Kelereng sudah dibuat dari batu atau tanah liat pada tahun 3000 SM, The British Museum di London mengkoleksi kelereng tertua berasal dari tahun 2000-1700 SM. Kelereng itu ditemukan di Kreta, pada situs Minoan of Petsofa.
Pada masa Romawi
Permainan kelereng sudah ada sejak zaman Romawi dan bahkan menjadi bagian dari festival Saturnalia, yang merupakan perayaan menjelang Natal. Pada masa itu, orang saling memberikan sekantung biji-bijian yang digunakan sebagai kelereng sebagai tanda persahabatan.
Pada Abad 12
Di Eropa, istilah untuk kelereng berbeda-beda di setiap negara. Di Prancis, kelereng disebut "bille," yang berarti bola kecil. Di Belanda, kelereng dikenal dengan nama "knikkers," sementara di Inggris istilah yang digunakan adalah "marbles." Istilah "marbles" sendiri awalnya digunakan untuk menyebut kelereng yang terbuat dari marmer yang diimpor dari Jerman.
Masa Modern
Teknologi pembuatan kelereng kaca pertama kali ditemukan di Jerman pada tahun 1864. Teknologi ini memungkinkan pembuatan kelereng dengan warna-warni yang menarik, mirip permen, dan segera menyebar ke seluruh Eropa dan Amerika. Kelereng sangat populer di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya dari abad ke-16 hingga abad ke-19 sebelum akhirnya juga menjadi populer di Amerika. Pada awalnya, kelereng dibuat dari tanah liat dan diproduksi secara massal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....