Literasi Inklusi Dorong Mahasiswa Kuasai Bahasa Isyarat

  • 05 Okt 2026 17:42 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis — Unit Pelaksana Akedim (UPA) Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana Bengkalis bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip atau Dispersip Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan literasi inklusi bertajuk “Belajar Bahasa Isyarat Dasar”. Kegiatan diikuti mahasiswa Program Studi PIAUD IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan tim Dispersip Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan tersebut memberikan pembelajaran dasar bahasa isyarat, mulai dari abjad, bahasa isyarat umum, Sistem Isyarat Bahasa Indonesia atau SIBI, hingga Bahasa Isyarat Indonesia atau BISINDO. Peserta juga mempelajari kata dan kalimat sederhana yang dapat digunakan dalam komunikasi sehari-hari.

Guru SLB bidang tunarungu sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Agas Budiman, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta terhadap keberadaan anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, bahasa isyarat dapat menjadi salah satu bentuk komunikasi yang inklusif.

“Harapan yang pertama ya mahasiswa bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, Mereka bisa menunjukkan kesadaran yang luar biasa terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, bahwasanya keberadaan mereka perlu diapresiasi salah satunya dengan menggunakan bahasa isyarat ini," ungkap Agas, Senin 5 oktober 2026.

Agas menjelaskan, komunikasi dengan anak tunarungu membutuhkan rasa hormat dan kesungguhan. Hal tersebut penting agar penggunaan bahasa isyarat tidak terkesan meremehkan atau sekadar dijadikan permainan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya mengenal bahasa isyarat, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Literasi inklusi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih terbuka terhadap penyandang disabilitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....