Sepuluh Tools AI yang Bisa Bantu Digital Marketer

  • 30 Sep 2026 21:45 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat pekerjaan digital marketer semakin terbantu, mulai dari riset, pembuatan konten, optimasi mesin pencari hingga analisis performa kampanye.

Menurut Belajarlagi, terdapat ribuan tools AI yang kini tersedia untuk kebutuhan marketing. Tantangan bagi marketer bukan lagi sekadar menemukan tools, tetapi memilih teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan alur kerja.

Berikut sejumlah tools AI yang dapat dimanfaatkan digital marketer:

1. Claude

Claude dari Anthropic dapat digunakan untuk riset, menyusun draf artikel, menganalisis brief kampanye, membuat ide konten hingga menyusun kerangka strategi. Output tetap perlu diperiksa dan disesuaikan dengan kebutuhan brand sebelum digunakan.

2. Jasper

Jasper dirancang untuk membantu produksi konten marketing dalam jumlah besar. Tools ini dapat digunakan untuk membuat artikel, variasi copy iklan hingga konten dengan gaya komunikasi brand yang konsisten.

3. Surfer SEO

Surfer SEO membantu marketer mengoptimalkan konten agar lebih ramah mesin pencari. Fitur yang tersedia antara lain penyusunan kerangka konten, analisis kata kunci turunan dan pemantauan skor konten saat penulisan.

4. Semrush

Semrush dapat digunakan untuk riset kata kunci, analisis kompetitor, audit SEO teknis dan perencanaan konten. Platform ini juga menyediakan berbagai fitur berbasis AI untuk mendukung aktivitas marketing.

5. HubSpot

HubSpot menggabungkan CRM, otomasi pemasaran dan analitik. Dengan dukungan AI, marketer dapat memanfaatkannya untuk pengelolaan data pelanggan, personalisasi email dan pengelolaan leads.

6. Hootsuite

Hootsuite membantu mengelola berbagai akun media sosial melalui satu dashboard. Tools ini dapat digunakan untuk menjadwalkan konten, membuat variasi caption serta memantau aktivitas dan penyebutan brand di media sosial.

7. Buffer

Buffer merupakan tools untuk penjadwalan konten media sosial. Selain mengatur jadwal unggahan, Buffer menyediakan fitur AI untuk membantu menghasilkan ide dan draf caption serta memantau performa dasar konten.

8. Canva

Canva membantu digital marketer membuat berbagai kebutuhan visual, seperti konten media sosial, banner, infografik dan materi presentasi. Canva juga memiliki sejumlah fitur berbasis AI yang terintegrasi dalam proses desain.

9. Tools AI Video

Sejumlah platform AI video seperti Runway, Kling AI dan Minimax Video dapat membantu membuat video dari instruksi teks. Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk produksi konten video pendek, storytelling dan materi promosi. Namun, hasilnya tetap perlu diperiksa sebelum dipublikasikan.

10. Google Analytics

Google Analytics 4 atau GA4 dapat membantu marketer memahami perilaku audiens dan performa sebuah situs. Data yang tersedia dapat digunakan untuk melihat sumber trafik, perilaku pengguna serta indikator konversi.

Belajarlagi menekankan bahwa penggunaan banyak tools sekaligus tidak otomatis membuat strategi marketing menjadi lebih efektif. Pemilihan tools sebaiknya dimulai dari kebutuhan, kemudian disesuaikan dengan fungsi masing-masing dalam proses pemasaran.

Selain itu, hasil yang dibuat dengan bantuan AI tetap membutuhkan verifikasi dan penyuntingan manusia. Hal ini penting untuk memastikan informasi akurat, sesuai konteks, serta tetap sejalan dengan karakter dan tujuan sebuah brand.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....