Sering Begadang demi Me Time, Kenali Revenge Bedtime Procrastination
- 29 Sep 2026 20:29 WIB
- Bengkalis
RRI,CO.ID, Bengkalis - Setelah seharian sibuk bekerja dan menjalani berbagai aktivitas, sebagian orang memilih mengurangi waktu tidur demi menikmati waktu untuk diri sendiri. Mulai dari scrolling media sosial, menonton film hingga sekadar bersantai. Kebiasaan ini dikenal sebagai revenge bedtime procrastination.
Mengutip Alodokter dalam artikel “Mengenal Revenge Bedtime Procrastination, Fenomena Psikologi tentang Begadang”, kondisi tersebut merupakan fenomena ketika seseorang sengaja menunda waktu tidur untuk mendapatkan kesempatan bersantai setelah menjalani hari yang melelahkan.
Fenomena ini dapat dialami oleh pekerja yang memiliki jam kerja panjang maupun tingkat kesibukan tinggi. Remaja dengan aktivitas padat juga dapat mengalaminya.
Kebiasaan tersebut sering bermula dari penggunaan media sosial sebelum tidur. Niat awal hanya membuka ponsel selama 10 hingga 15 menit, tetapi kemudian berlanjut hingga berjam-jam dan membuat waktu tidur semakin larut.
Dari sisi psikologi, revenge bedtime procrastination berkaitan dengan keinginan seseorang mendapatkan kembali waktu pribadi yang dirasa tidak tersedia pada siang hari.
Seseorang sebenarnya dapat mengetahui bahwa begadang akan berdampak buruk pada kondisi tubuh keesokan harinya. Namun, keinginan untuk menikmati waktu bebas membuat kebiasaan tersebut tetap dilakukan.
Jika berlangsung terus-menerus, kurang tidur dapat menyebabkan tubuh lelah, mengantuk pada siang hari, sulit berkonsentrasi, lebih lambat berpikir, sulit mengambil keputusan dan mudah merasa jengkel.
Alodokter juga menyebut kurang tidur yang berlangsung terus-menerus dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, diabetes, obesitas, gangguan hormonal dan depresi.
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi kebiasaan menunda waktu tidur:
Pertama, biasakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk saat hari libur. Kedua, hentikan penggunaan ponsel atau perangkat elektronik sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum tidur.
Aktivitas yang menenangkan seperti membaca buku, meditasi atau peregangan juga dapat dilakukan sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur. Selain itu, konsumsi makanan atau minuman berkafein pada sore hari sebaiknya dihindari.
Lingkungan kamar juga dapat dibuat lebih nyaman dengan pencahayaan yang redup, suhu yang sesuai dan suasana yang tenang.
Jika kebiasaan menunda tidur terus terjadi dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, Alodokter menyarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau dokter guna mendapatkan penanganan yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....