UGM Tuntaskan Tiga Misi ASV, Optimis Juara KKI 2026
- 17 Sep 2026 00:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Tim Universitas Gadjah Mada (UGM) tampil meyakinkan pada kategori Autonomous Surface Vessel (ASV) dalam Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung di Waduk PDAM Bengkalis, Rabu 16 September 2026.
Pada putaran pertama, kapal otonom rancangan tim UGM berhasil menyelesaikan tiga misi yang diberikan dewan juri. Keberhasilan tersebut membuat tim UGM optimistis dapat melaju ke babak berikutnya dan bersaing memperebutkan juara.
Perwakilan tim UGM, Mario David, mengatakan kategori ASV mengharuskan kapal menyelesaikan sejumlah misi secara otomatis tanpa dikendalikan menggunakan remote.
"Jadi tadi kita berhasil menjalankan tiga misi yang sudah ditentukan dewan juri. Di antaranya berjalan di air melewati sepuluh boya tanpa tabrak, kemudian misi pengambilan citra atau gambar dua buah kotak yang disiapkan di lintasan juga berhasil, dan yang terakhir misi docking, yakni penabrakan kapal dengan boya yang sudah ditentukan juga berhasil diselesaikan," ungkap Mario kepada RRI, Rabu siang.
Menurut Mario, keberhasilan menyelesaikan seluruh misi pada putaran pertama menjadi modal bagi tim UGM untuk melanjutkan kompetisi pada babak berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada hari terakhir pelaksanaan KKI 2026.
Ia menjelaskan, kapal yang digunakan dalam kompetisi tersebut dipersiapkan melalui proses riset dan manufaktur selama beberapa bulan. Secara keseluruhan, proses riset dan manufaktur membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan, sementara pengerjaan pembuatan kapal hingga selesai membutuhkan waktu sekitar tiga bulan.
"Sementara untuk proses pembuatannya dan menyelesaikan manufakturnya saja sekitar tiga bulan," tambah Mario.
Mario menyebut kapal yang dibawa UGM tahun ini memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan kapal yang digunakan pada KKI tahun sebelumnya, khususnya dari sisi kecepatan. Tim juga menerapkan sejumlah teknologi baru untuk meningkatkan kemampuan kapal dalam menyelesaikan misi.
"Kalau teknologinya tentu tidak bisa kita sampaikan, yang jelas dari pengalaman tahun lalu, kapal yang kita bawa hari ini dipastikan jauh lebih cepat untuk menyelesaikan misi," ujarnya.
Pada KKI 2025, tim UGM pada kategori ASV hanya mampu masuk delapan besar. Namun, setelah melihat performa kapal pada perlombaan tahun ini, Mario optimistis peluang untuk meraih hasil lebih baik terbuka.
Terlebih, kondisi angin yang cukup kuat di lokasi perlombaan mampu dihadapi kapal UGM. Menurut Mario, kemampuan beradaptasi dengan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting dalam perlombaan kapal otonom tersebut.
"Kondisi cuaca di venue tadi sangat kuat angin, untungnya tim UGM berhasil beradaptasi dengan cuaca," katanya.
Polbeng Sebut Kompetisi Berjalan Lancar
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), Johny Custer, turut memantau langsung pelaksanaan kompetisi di sejumlah venue KKI 2026.
Ia mengatakan seluruh kategori perlombaan yang digelar pada Rabu berjalan dengan baik. Sebelum memasuki pertandingan, seluruh tim juga telah diberikan kesempatan melakukan uji coba terhadap venue yang digunakan.
"Hari ini pertandingan semua kategori berjalan. Dua hari sebelumnya seluruh tim sudah melakukan uji trail venue yang digunakan. Pantauan kita semua perlombaan berjalan lancar. Beberapa tim sudah turun, ada yang berhasil dan gagal, namun itulah kompetisi," ungkap Johny.
Menurut Johny, berdasarkan komunikasi dengan sejumlah peserta, para kontestan KKI 2026 menyampaikan apresiasi terhadap venue serta fasilitas yang disiapkan Polbeng sebagai tuan rumah.
Ia berharap seluruh rangkaian kompetisi dapat terus berlangsung lancar hingga hari terakhir pelaksanaan KKI 2026 di Kabupaten Bengkalis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....