Mengenal Digital Hoarding Kebiasaan Menyimpan Banyak File Tidak Diperlukan
- 10 Sep 2026 22:23 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Di era digital menyimpan foto,video,dokumen,tangkapan layar, hingga pesan di ponsel sudah menjadi hal yang biasa. Namun,pernahkah Anda merasa sulit menghapus file meskipun sebenarnya sudah tidak dibutuhkan?
Kebiasaan menyimpan banyak file digital seperti ini dikenal dengan istilah digital hoarding. Digital hoarding merupakan kebiasaan mengumpulkan dan menyimpan data digital secara berlebihan.
Bentuknya bisa berupa foto,video,dokumen,email,tangkapan layar,pesan,atau berbagai file lainnya. Seseorang biasanya tetap menyimpan file tersebut karena merasa suatu saat mungkin akan membutuhkannya.
| Baca juga: Lemari Penuh, Saatnya Pilah Barang |
Dalam penelitian yang diterbitkan pada Computers in Human Behavior, Sweeten, Sillence dan Neave menjelaskan digital hoarding berkaitan dengan penumpukan materi digital secara berlebihan, kesulitan menghapusnya, serta munculnya rasa cemas terhadap data yang disimpan.
Misalnya ketika mendapatkan gambar atau informasi menarik dari media sosial, kita mungkin langsung menyimpannya. Awalnya mungkin hanya satu atau dua file. Namun, jika dilakukan terus-menerus jumlahnya bisa mencapai ribuan, lalu ketika memori ponsel mulai penuh, kita justru bingung menentukan file mana yang harus dihapus.
Ada juga orang yang sulit menghapus foto lama karena memiliki nilai kenangan. Foto perjalanan, percakapan dengan teman,video keluarga atau dokumen dari masa lalu dianggap memiliki nilai tertentu sehingga terasa sayang jika dihapus.
Masalahnya, semakin banyak file yang disimpan,semakin sulit pula untuk mengaturnya. Anda bisa membutuhkan waktu lebih lama ketika mencari satu dokumen atau foto tertentu. Bahkan file yang sebenarnya penting bisa tertumpuk di antara berbagai file yang sudah tidak digunakan.
Digital hoarding juga bukan sekadar persoalan kapasitas penyimpanan. Kebiasaan ini dapat membuat seseorang merasa kewalahan dengan banyaknya data yang dimiliki. Ada perasaan takut kehilangan informasi atau khawatir akan membutuhkan file tersebut di kemudian hari.
Namun, memiliki banyak file tidak berarti seseorang pasti mengalami digital hoarding. Banyaknya file bisa saja memang diperlukan untuk pekerjaan, sekolah, bisnis atau kebutuhan lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah ketika seseorang terus menyimpan file yang sudah tidak diperlukan dan merasa sangat sulit untuk menghapusnya, seperti foto yang sama.
Untuk menghindarinya, kita bisa mulai merapikan ruang digital secara rutin. Misalnya, menghapus foto yang buram, foto yang sama, video konten tak berfaedah, tangkapan layar yang sudah tidak diperlukan, serta dokumen yang sudah tidak memiliki manfaat.
Kita juga bisa membuat folder berdasarkan kategori agar file lebih mudah ditemukan. Misalnya, folder khusus pekerjaan,keluarga,dokumen penting,foto perjalanan,dan sebagainya.
Memiliki ruang digital yang rapi dapat membuat kita lebih mudah menemukan informasi dan mengurangi rasa kewalahan. Karena bukan hanya rumah yang perlu dirapikan,ruang digital di dalam ponsel dan komputer juga perlu sesekali dibersihkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....