Lindungi Kesehatan Siswa, PJJ Bengkalis Tetap Diberlakukan sampai 29 Agutus 2026

  • 27 Agt 2026 06:15 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis masih menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik menyusul kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap. Sesuai surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, PJJ tetap berlangsung hingga 29 Agustus 2026.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Saily, mengatakan kebijakan tersebut tetap dijalankan dengan mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan peserta didik. Dinas Pendidikan juga terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.

“Berdasarkan surat edaran yang telah disampaikan, Pembelajaran Jarak Jauh tetap berlangsung sampai 29 Agustus 2026. Namun, kami akan terus memantau dan melihat perkembangan kondisi kualitas udara,” ujar Muthu dalam Dialog Negeri Junjungan Menyapa RRI Bengkalis, Kamis 27 Agustus 2026.

Menurutnya, perkembangan kondisi udara menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan apakah kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan secara tatap muka. Karena itu, sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua diminta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah.

Penerapan PJJ diharapkan dapat mengurangi aktivitas peserta didik di luar ruangan selama kondisi udara belum sepenuhnya normal. Meski pembelajaran dilakukan dari rumah, pihak sekolah tetap diminta memastikan kegiatan belajar berjalan dengan baik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Marngatin mengatakan perkembangan kualitas udara terus dipantau melalui alat pengukur kualitas udara. Hasil pemantauan menjadi salah satu acuan untuk mengetahui perubahan kondisi udara dari waktu ke waktu.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan pada Kamis 27 Agustus 2026 kualitas udara di Pulau Bengkalis menunjukkan kecenderungan sedikit membaik dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi hujan yang mengguyur wilayah Bengkalis pada Rabu 26 Agustus 2026.

“Per hari ini, kualitas udara di Pulau Bengkalis cenderung sedikit membaik. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah hujan yang sudah mengguyur wilayah ini kemarin,” kata Marngatin.

Meski menunjukkan perbaikan, kondisi kualitas udara tetap perlu dipantau karena dapat berubah mengikuti kondisi cuaca maupun faktor lingkungan lainnya. Masyarakat juga diimbau tetap memperhatikan informasi resmi mengenai kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kembali memburuk.

Koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup menjadi penting dalam menentukan langkah yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan selama kabut asap. Data kualitas udara dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan keamanan aktivitas peserta didik di lingkungan sekolah.

Pemerintah daerah mengharapkan masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, tidak lengah meskipun kualitas udara mulai menunjukkan perbaikan. Keputusan mengenai kelanjutan PJJ setelah 29 Agustus 2026 akan menyesuaikan perkembangan dan hasil pemantauan kondisi kualitas udara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....