PIK-R MAN 1 Rokan Hilir Diajak Jadi Pelopor Gerakan Stop Kekerasan di Madrasah
- 05 Agt 2026 19:08 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Komitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terus diperkuat di MAN 1 Rokan Hilir. Pembimbing Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 1 Rokan Hilir Hildayuni, mengajak anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) menjadi pelopor gerakan "Stop Kekerasan Sekarang Juga" sebagai bagian dari upaya mewujudkan Madrasah Ramah Anak.
Dalam pembinaannya, Hildayuni, Selasa 4 Agustus 2026, menegaskan pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab madrasah, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, keluarga dan warga madrasah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
"Meminimalisir kekerasan adalah tanggung jawab kita bersama, mulai dari pemerintah kabupaten, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga seluruh lapisan warga. Jika melihat, mendengar, atau mengetahui adanya tindakan kekerasan di lingkungan madrasah, segera laporkan melalui Call Center 110. Keamanan, kerahasiaan, dan kenyamanan identitas setiap pelapor akan dijamin. Bersama, kita ciptakan lingkungan belajar yang aman dan damai," tegas Hildayuni.
Ia juga mendorong anggota PIK-R untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan edukasi kepada teman sebaya tentang pentingnya saling menghormati, mencegah perundungan, serta menumbuhkan budaya peduli dan empati di lingkungan madrasah.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Beragam pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan menunjukkan kepedulian anggota PIK-R terhadap isu perlindungan anak, kesehatan mental remaja, serta pembentukan karakter yang positif.
Salah seorang anggota PIK-R, Annisa Juwana, mengaku memperoleh banyak manfaat sejak bergabung dalam organisasi tersebut. Menurutnya, PIK-R tidak hanya menjadi tempat berbagi informasi, tetapi juga wadah pembinaan yang membentuk karakter remaja agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era modern.
"Selama saya menjadi anggota PIK-R, saya banyak memperoleh pengetahuan dan informasi untuk menjadi generasi remaja yang sehat, cerdas, dan ceria. Saya menyadari bahwa saat ini masih banyak remaja yang terjebak dalam kenakalan masa muda. Karena itu, saya ingin terus belajar melalui PIK-R agar menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu mengajak teman-teman untuk melakukan hal yang positif," ujarnya.
Annisa berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya dapat dibagikan kepada lebih banyak teman sehingga semakin banyak remaja yang memanfaatkan masa mudanya untuk kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
"Saya yakin masa depan kita ada di tangan kita sendiri. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah, inayah, dan rahmat-Nya kepada seluruh remaja agar menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu, beriman, bertakwa, serta berakhlak mulia," harapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Rokan Hilir kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya Madrasah Ramah Anak. Dengan memberdayakan anggota PIK-R sebagai pelopor pencegahan kekerasan, madrasah berharap tercipta budaya saling menghargai, peduli, dan berani melaporkan setiap bentuk kekerasan sehingga lingkungan pendidikan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....