Lapas Bengkalis Buka Akses Pendidikan Bagi Warga Binaan

  • 24 Jul 2026 10:02 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkaslis - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh hak pendidikan melalui Program Kejar Paket A, B, dan C. Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Bantani sebagai upaya membantu warga binaan menyelesaikan pendidikan yang sempat terhenti sebelum menjalani masa pidana.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Kelas IIA Bengkalis, Boy Fernandes, mengatakan pada tahun ajaran baru 2026 sebanyak 33 warga binaan mengikuti program pendidikan tersebut. Sebelum mengikuti pembelajaran, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani asesmen untuk memastikan kesiapan mereka sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

"Untuk tahun ajaran baru ini terdapat 33 warga binaan yang mengikuti program pendidikan. Sebelum mengikuti pembelajaran mereka harus melalui asesmen terlebih dahulu, sehingga saat proses belajar bersama PKBM Al Bantani dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai kemampuan masing-masing peserta," ujar Boy Fernandes saat mengisi program dialog Negeri Junjungan Menyapa RRI Bengkalis, Kamis 23 Juli 2026.

Sementara itu, Ketua PKBM Al Bantani, Ruliono, menjelaskan proses pembelajaran dilaksanakan dua kali dalam sepekan dengan materi yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan peserta. Menurutnya, warga binaan yang sebelumnya pernah menempuh pendidikan namun belum menyelesaikannya dapat melanjutkan pada tingkat terakhir sesuai hasil asesmen.

"Kegiatan belajar dilaksanakan dua kali dalam seminggu sesuai jenjang pendidikan Paket A, B, dan C. Apabila peserta sebelumnya sudah pernah bersekolah, misalnya telah menempuh dua tahun di tingkat SMP namun belum lulus, maka dapat melanjutkan pada Paket B sesuai tingkat yang dibutuhkan, seperti langsung mengikuti pembelajaran kelas 9 hingga menyelesaikan pendidikannya," jelasnya.

Melalui program tersebut, Lapas Bengkalis berharap hak pendidikan warga binaan tetap terpenuhi meskipun berada di balik jeruji besi. Selain memberikan kesempatan menyelesaikan pendidikan formal, program ini juga diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk meningkatkan kualitas diri dan lebih siap kembali ke tengah masyarakat setelah selesai menjalani masa pembinaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....