Kemenag Kepulauan Meranti Siap Terapkan Matamuda Tahun Pelajaran 2026/2027

  • 12 Jul 2026 00:20 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Meranti – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti siap mengimplementasikan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) pada Tahun Pelajaran 2026/2027 di seluruh madrasah. Program ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Agama yang menetapkan perubahan istilah Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama) menjadi Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) sebagai bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang lebih berpusat pada murid.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Misyamto, mengatakan seluruh madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan melaksanakan Matamuda sesuai petunjuk teknis yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Menurutnya, perubahan istilah dari Matsama menjadi Matamuda bukan sekadar pergantian nama, tetapi mencerminkan komitmen menghadirkan madrasah yang aman, nyaman, inklusif, serta ramah terhadap tumbuh kembang peserta didik.

"Matamuda harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi murid baru. Kami mengimbau seluruh kepala madrasah agar menyelenggarakan kegiatan yang edukatif, membangun karakter, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Madrasah Ramah Anak. Tidak boleh ada perundungan, perpeloncoan, maupun bentuk kekerasan dalam pelaksanaannya," tegas Misyamto, Sabtu 11 Juli 2026.

Ia menjelaskan, Matamuda menjadi momentum penting bagi murid baru untuk mengenal lingkungan madrasah, guru, tenaga kependidikan, teman sebaya, budaya madrasah, serta berbagai program unggulan yang akan mereka ikuti selama menempuh pendidikan.

Selain pengenalan lingkungan belajar, kegiatan Matamuda juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap madrasah sekaligus menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, akhlak mulia, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta budaya menjaga kelestarian lingkungan melalui implementasi program ekoteologi.

Misyamto menambahkan, pelaksanaan Matamuda hendaknya dikemas secara kreatif, interaktif, dan menyenangkan melalui berbagai aktivitas edukatif, permainan yang membangun kerja sama, pengenalan lingkungan madrasah, hingga kegiatan yang mampu menggali potensi, minat, dan bakat murid.

"Jadikan Matamuda sebagai ruang untuk membangun kedekatan antara murid, guru, dan seluruh warga madrasah. Sambut mereka dengan kasih sayang, bukan dengan tekanan. Dengan demikian, murid akan merasa nyaman, percaya diri, dan termotivasi untuk belajar sejak hari pertama memasuki madrasah," ujarnya.

Berdasarkan petunjuk teknis Kementerian Agama, pelaksanaan Matamuda dilaksanakan paling lama lima hari pada awal tahun pelajaran baru. Seluruh rangkaian kegiatan harus mengedepankan prinsip edukatif, interaktif, inklusif, ramah anak, menyenangkan, serta berkelanjutan.

Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengajak seluruh kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, orang tua, hingga organisasi peserta didik untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Matamuda sebagai langkah awal membangun budaya madrasah yang positif, aman, dan berkarakter.

Melalui pelaksanaan Matamuda Tahun Pelajaran 2026/2027, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti berharap lahir generasi madrasah yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menjadi bagian dari semangat Kemenag Berdampak dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, inklusif, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....