Mengenal Istilah Ikigai, Filosofi Hidup dari Jepang

  • 11 Jul 2026 19:04 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Pernahkah Anda bangun pagi dengan perasaan bersemangat karena sudah tahu apa yang ingin dilakukan hari itu? Atau justru merasa hari berjalan begitu saja tanpa tujuan yang jelas? Dalam budaya Jepang, ada sebuah istilah yang bisa menjadi pengingat agar kita menjalani hidup dengan lebih bermakna. Istilah itu adalah Ikigai.

Menurut sumber JapanGov, Ikigai adalah sesuatu yang memberikan makna dan tujuan dalam hidup. Konsep ini membuat seseorang memiliki alasan untuk bangun setiap pagi dan menjalani hari dengan penuh semangat.

Ikigai merupakan kata dari bahasa Jepang yang terdiri dari dua kata, yaitu iki yang berarti hidup dan gai yang berarti nilai atau sesuatu yang berharga. Sederhananya, Ikigai adalah alasan yang membuat seseorang bersemangat menjalani hidup setiap hari. Itulah mengapa banyak orang menyebut Ikigai sebagai "alasan untuk bangun setiap pagi."

Bagi masyarakat Jepang, Ikigai tidak selalu berarti memiliki pekerjaan yang hebat atau penghasilan yang besar. Ikigai bisa ditemukan dalam hal-hal sederhana, seperti merawat keluarga, berkebun, memasak, membantu orang lain, menjalankan hobi, atau melakukan pekerjaan yang disukai. Yang terpenting adalah melakukan sesuatu yang membuat hati merasa senang dan hidup terasa lebih berarti.

Menurut laman Japan National Tourism Organization (JNTO) artikel yang berjudul Okinawa:Home to the Secret to Long Life, konsep ini sudah lama dikenal di Jepang, terutama di Okinawa,daerah yang terkenal memiliki banyak penduduk berusia panjang. Banyak peneliti melihat bahwa salah satu kebiasaan masyarakat di sana adalah tetap aktif, menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya, dan memiliki tujuan hidup meski usia sudah lanjut. Hal-hal inilah yang membuat mereka tetap bersemangat menjalani hari.

Alasan Ikigai sering disebut sebagai alasan untuk bangun setiap pagi adalah saat seseorang memiliki tujuan, sekecil apa pun itu, ia akan lebih termotivasi untuk memulai hari. Misalnya, seorang petani ingin merawat tanamannya, seorang guru ingin bertemu murid-muridnya, atau seorang pelaku UMKM ingin membuat produk terbaik untuk pelanggannya. Tujuan-tujuan kecil seperti itu bisa menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas.

Di tengah kesibukan saat ini, Ikigai terasa semakin relevan. Kita sering kali terlalu fokus mengejar hasil, sampai lupa menikmati prosesnya. Padahal, kebahagiaan tidak selalu datang dari pencapaian yang besar. Menikmati pekerjaan, meluangkan waktu bersama keluarga, atau melakukan hal yang kita sukai juga bisa menjadi bagian dari Ikigai.

Jadi, setiap orang memiliki Ikigai yang berbeda. Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain, karena yang terpenting adalah menemukan hal yang membuat kita bangun setiap pagi dengan rasa syukur dan semangat. Mungkin Ikigai Anda ada dalam keluarga, pekerjaan, hobi, atau bahkan dalam hal-hal sederhana yang membuat hidup terasa lebih bermakna

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....