Guru MAN 1 Kepulauan Meranti Wakili Indonesia di Literasi Digital BRICS Tiongkok
- 13 Jul 2026 00:21 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Komitmen peningkatan mutu pendidikan madrasah di Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Guru MAN 1 Kepulauan Meranti, Ahmad Soleh, terpilih sebagai delegasi Indonesia pada "Seminar on Digital Literacy for Teachers and Principals for BRICS Countries", forum internasional yang mempertemukan pendidik dan kepala sekolah dari negara-negara BRICS beserta mitranya.
Kegiatan berlangsung selama 20 hari, mulai 4 hingga 24 Juli 2026, di Kota Changchun, Provinsi Jilin, Republik Rakyat Tiongkok. Seminar tersebut diselenggarakan oleh Ministry of Commerce of the People's Republic of China bekerja sama dengan Northeast Normal University sebagai pelaksana teknis. Forum ini membahas transformasi literasi digital dalam dunia pendidikan dan strategi penerapan teknologi di lingkungan sekolah.
Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh hanya 25 peserta terpilih yang berasal dari negara-negara anggota BRICS beserta mitranya. Pada sesi pembukaan, pakar teknologi pendidikan Tiongkok, Guo, menyampaikan materi mengenai arah kebijakan dan transformasi digital sekolah dalam menghadapi perkembangan teknologi global.
Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Nuryaningsih, Jumat 10 Juli 2026, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keikutsertaan Ahmad Soleh menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas jejaring di tingkat internasional.
"Kawan-kawan guru yang lain juga ke depan bisa dan harus ikut berkompetisi di ajang internasional seperti ini. Sekarang kita sudah memiliki jalan dan tempat untuk bertanya karena ada rekan di lingkungan kita yang telah berpengalaman di tingkat global. Mari bersama-sama terus meningkatkan kompetensi. Sebagai pimpinan, saya akan memberikan dukungan penuh terhadap setiap upaya pengembangan kapasitas demi kemajuan madrasah," ujar Nuryaningsih.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti seminar dapat dibagikan kepada seluruh tenaga pendidik di madrasah, sehingga mendorong lahirnya berbagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan memperkuat budaya literasi digital di lingkungan pendidikan.
Keikutsertaan Ahmad Soleh dalam forum internasional tersebut menjadi bukti semakin terbukanya peluang bagi guru madrasah Indonesia untuk berkontribusi dalam forum pendidikan dunia. Selain memperluas wawasan dan jejaring profesional, partisipasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan praktik-praktik terbaik yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan pembelajaran di madrasah.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan sinergi antara MAN 1 Kepulauan Meranti, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Langkah tersebut sejalan dengan implementasi program Kemenag Berdampak dan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta melahirkan pendidik madrasah yang profesional dan berdaya saing global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....