Sekolah Rakyat Jadi Ikhtiar Memutus Mata Rantai Kemiskinan
- 08 Jul 2026 19:38 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Pemerintah melalui Program Sekolah Rakyat terus berupaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sebagai langkah strategis memutus mata rantai kemiskinan. Program yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, tersebut mulai diimplementasikan secara bertahap sejak tahun ajaran 2025 dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Eji Marlina, dalam program Dialog Negeri Junjungan di Pro 1 RRI Bengkalis, Selasa 7 Juli 2026.
Menurut Eji Marlina, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga miskin agar memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi.
"Konsep Sekolah Rakyat adalah sekolah yang inklusif, khususnya bagi masyarakat kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan yang berkualitas. Negara hadir melalui pendidikan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak bangsa," ujarnya.
Ia menjelaskan, pendidikan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Para siswa dibina melalui sistem pendidikan berasrama sehingga memiliki kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta keterampilan hidup yang menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
"Tujuan akhirnya adalah memutus mata rantai kemiskinan. Salah satu penyebab kemiskinan adalah terbatasnya akses terhadap pendidikan. Ketika anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, mereka memiliki peluang lebih besar meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarganya," kata Eji.
Ia menambahkan, penerimaan siswa Sekolah Rakyat dilakukan secara selektif. Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang berada pada desil satu dan desil dua.
Menurutnya, setiap calon peserta didik harus melalui proses verifikasi dan validasi agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh keluarga yang memenuhi kriteria.
"Program ini memang diprioritaskan bagi masyarakat yang paling membutuhkan. Karena itu ada proses pemilahan dan verifikasi agar penerima manfaat benar-benar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," jelasnya.
Selain memastikan pemerataan akses pendidikan, Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang berdaya saing. Dengan dukungan tenaga pendidik, fasilitas pembelajaran, dan pembinaan karakter yang terintegrasi, lulusan Sekolah Rakyat diharapkan mampu bersaing di dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Eji mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap semakin banyak anak-anak Bengkalis dari keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan belajar melalui Sekolah Rakyat, sehingga mampu mewujudkan cita-cita mereka tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga.
"Harapan kami, semakin banyak anak-anak Bengkalis yang bisa memanfaatkan kesempatan ini. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Eji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....