Manja Irmayanti, Siswa Berprestasi Asal Bengkalis Menggapai Asa di Sekolah Rakyat
- 08 Jul 2026 19:32 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan semangat Manja Irmayanti untuk terus mengenyam pendidikan. Siswi asal Kabupaten Bengkalis ini berhasil menjadi salah satu peserta didik di Sekolah Rakyat Menengah Atas 31 Pekanbaru, sebuah program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam dialog di Pro 1 RRI Bengkalis bertajuk Dialog Negeri Junjungan, Selasa 7 Juli 2026, Manja mengungkapkan keputusannya menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat dilandasi keinginan kuat untuk mengubah kondisi ekonomi keluarganya sekaligus meraih masa depan yang lebih baik.
"Saya melihat kondisi ekonomi keluarga yang begitu-begitu terus. Saya ingin mengubah ekonomi keluarga dan mengangkat derajat orang tua," ungkap Manja.
Selain faktor ekonomi, Manja mengaku tertarik dengan konsep pendidikan di Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem berasrama dengan pembinaan karakter yang disiplin. Menurutnya, pola pendidikan tersebut menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja di masa mendatang.
"Saya pikir sekolah ini seperti semi militer. Saya memang suka dengan kedisiplinan seperti itu. Saya ingin mencari pengalaman, apalagi nanti kalau kuliah saya juga ingin di luar kota," ujarnya.
Di lingkungan sekolah, Manja menjalani aktivitas yang telah terjadwal sejak dini hari. Para siswa dibangunkan sekitar pukul 04.00 WIB untuk melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari ibadah, persiapan diri, olahraga pagi hingga mengikuti proses belajar mengajar. Seluruh aktivitas berlangsung secara terstruktur di bawah pendampingan wali asuh.
Menurut Manja, sistem tersebut justru membantunya mengatur waktu secara lebih baik. Jadwal belajar, kegiatan ekstrakurikuler, hingga waktu istirahat tersusun rapi sehingga siswa dapat fokus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.
"Di sekolah sudah ada jadwalnya. Ada waktu belajar dan ada kegiatan ekstrakurikuler. Jadi lebih mudah membagi waktu," katanya.
Kesempatan yang diperoleh Manja tidak datang begitu saja. Ia harus melalui proses seleksi bersama calon peserta didik lainnya. Dari Kabupaten Bengkalis, hanya lima pelajar yang dinyatakan lolos untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Atas 31 Pekanbaru.
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Eji Marlina, mengatakan Manja merupakan salah satu pelajar yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
"Manja merupakan salah satu siswa yang kami pilih dari Kabupaten Bengkalis. Tahun lalu hanya ada lima orang yang diterima, terdiri dari dua siswa dari Bengkalis, dua dari Rupat, dan satu dari Mandau," jelasnya.
Eji menilai Manja menjadi contoh keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih pendidikan yang berkualitas apabila disertai kemauan belajar yang tinggi dan semangat untuk terus berkembang.
Program Sekolah Rakyat sendiri dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Selain memberikan pendidikan formal, sekolah ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, serta pengembangan keterampilan hidup sebagai bekal bagi para siswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Bagi Manja, kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat bukan sekadar memperoleh ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, sekolah tersebut menjadi jalan untuk mewujudkan cita-cita, membanggakan kedua orang tua, sekaligus membangun masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....