Pesantren Babus Saadah Perkuat Pendidikan Santri Terpadu

  • 10 Jun 2026 13:58 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Selatpanjang - Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Babus Sa’adah Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, terus memperkuat sistem pendidikan terpadu dengan menggabungkan pendidikan keagamaan dan pendidikan nonformal melalui PKBM Dewan Dakwah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hal itu disampaikan Mudir Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Babus Sa’adah, Muhammad Izharul Mukhtar, dalam kegiatan Haflah Akhirussanah Angkatan VI dan peresmian kelulusan peserta didik PKBM Angkatan I Tahun Ajaran 2025–2026, Selasa 9 Juni 2026.

Menurutnya, keberadaan PKBM menjadi solusi agar para santri tidak hanya memperoleh pendidikan agama, tetapi juga mendapatkan pendidikan umum yang ijazahnya diakui negara dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. “Di pondok ini ada dua lembaga yang berjalan bersama, yaitu pesantren dan PKBM. Kehadiran PKBM menjadi ikhtiar kami agar santri tidak hanya mendapatkan pendidikan keagamaan, tetapi juga memperoleh pendidikan umum yang ijazahnya diakui dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pondok pesantren terus mengembangkan sistem pendidikan yang memadukan pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, serta keterampilan hidup bagi para santri. “Kami berharap pondok ini dapat terus menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Pada tahun ini, PKBM Dewan Dakwah Kabupaten Kepulauan Meranti meluluskan delapan peserta didik secara mandiri, terdiri dari enam peserta didik Paket B setara SMP dan dua peserta didik Paket C setara SMA. Kelulusan perdana tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan pendidikan terpadu di lingkungan Pondok Pesantren Babus Sa’adah

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....