Bunda PAUD Bengkalis Perkuat Dukungan Wajib Belajar Nasional

  • 05 Jun 2026 08:30 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis, Kasmarni, diwakili oleh Pembina Teknis Kelompok Kerja Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis, Siti Aisyah, menghadiri kegiatan Advokasi kepada Pemerintah Daerah dalam rangka pemberian dukungan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Kegiatan yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau itu berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, Pekanbaru, Rabu 3 Juni 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Bunda PAUD Hebat, Anak Indonesia Kuat Wujudkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah” tersebut dibuka oleh Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikdasmen RI, Kurniawan. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam menyediakan layanan PAUD yang bermutu serta mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun.

Dalam kesempatan itu, Siti Aisyah menyatakan dukungannya terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Menurutnya, pendidikan prasekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.

“Kami dari Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis siap mendukung dan mendampingi anak-anak agar dapat mengikuti pendidikan 1 tahun prasekolah dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang transparan dan berkeadilan di setiap satuan pendidikan.

“Kami tegaskan agar pelaksanaan SPMB lebih aktual dan terbuka, tanpa memandang latar belakang calon peserta didik,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Siti Aisyah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan layanan PAUD di Kabupaten Bengkalis.

Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Riau, Nilam Suri, mengatakan kegiatan advokasi ini diharapkan dapat memperkuat peran Kelompok Kerja Bunda PAUD di daerah sekaligus mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Menurutnya, terdapat empat fokus utama yang harus diwujudkan bersama, yakni penguatan komitmen Wajib Belajar 13 Tahun, berbagi praktik baik, peningkatan kualitas layanan PAUD secara holistik, serta penyusunan rencana tindak lanjut sesuai kebutuhan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....