Traveler Diingatkan Tidak Menaruh Powerbank di Bagasi
- 29 Mei 2026 20:48 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kesadaran masyarakat terhadap keamanan barang bawaan saat bepergian, khususnya ketika menjalankan ibadah umrah maupun liburan, dinilai masih perlu ditingkatkan. Salah satu hal yang kerap diabaikan masyarakat adalah menempatkan powerbank dan perangkat elektronik berbaterai lainnya ke dalam koper bagasi pesawat.
Padahal benda elektronik tersebut memiliki risiko tertentu apabila ditempatkan di bagasi tercatat. Oleh karena itu, para calon jamaah maupun wisatawan diimbau untuk memahami aturan keselamatan penerbangan sebelum melakukan perjalanan.
Tour leader umrah, Nabila Fitri, mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa powerbank dan baterai cadangan sebaiknya dibawa ke kabin, bukan dimasukkan ke dalam koper bagasi.
“Masih banyak yang menganggap semua barang elektronik aman dimasukkan ke koper besar. Padahal powerbank dan baterai memiliki potensi panas berlebih yang bisa memicu risiko keselamatan jika tidak ditempatkan dengan benar,” ujarnya.
Menurutnya, aturan tersebut diterapkan hampir di seluruh maskapai penerbangan demi menjaga keamanan selama perjalanan udara. Selain powerbank, beberapa perangkat elektronik berbaterai lithium juga perlu diperhatikan cara penyimpanannya agar tidak menimbulkan gangguan selama penerbangan.
Nabila menyarankan para jamaah umrah maupun wisatawan untuk menyiapkan tas khusus kabin berisi barang-barang penting seperti paspor, dompet, telepon genggam, charger, obat pribadi, serta powerbank agar lebih mudah diawasi selama perjalanan.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar calon penumpang tidak membawa powerbank dengan kapasitas berlebihan yang tidak sesuai ketentuan maskapai. Sebelum berangkat, jamaah dianjurkan memeriksa kembali aturan penerbangan agar tidak mengalami kendala saat proses check-in di bandara.
“Kadang ada jamaah yang baru mengetahui aturan ini saat di bandara sehingga koper harus dibongkar ulang. Supaya perjalanan nyaman, sebaiknya dipersiapkan dari rumah,” katanya.
Ia juga membagikan beberapa tips traveling aman untuk jamaah umrah dan wisatawan, di antaranya memberi tanda nama pada koper, memisahkan dokumen penting dari barang belanja, serta tidak membawa barang berlebihan agar perjalanan lebih praktis dan nyaman.
Menurut Nabila, kenyamanan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga kesiapan dan pengetahuan dasar tentang keamanan selama bepergian.
“Traveling itu bukan cuma soal sampai tujuan, tapi juga bagaimana kita bisa bepergian dengan aman, nyaman, dan tenang,” ujarnya.
Dengan meningkatnya minat masyarakat untuk umrah dan bepergian ke luar daerah maupun luar negeri, edukasi terkait keselamatan penerbangan diharapkan dapat semakin dipahami oleh para calon penumpang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....