KUA Tasik Putri Puyu Tanamkan Moderasi Beragama Melalui BRUS di SMK Bina Meranti

  • 29 Mei 2026 04:15 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tasik Putri Puyu melakukan pembinaan terhadap generasi muda melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang dilaksanakan di SMK Bina Meranti, Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 72 siswa dengan latar belakang agama yang beragam, yakni Islam, Kristen, dan Buddha. Pelaksanaan BRUS menjadi bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama dalam menanamkan nilai-nilai karakter, akhlak, dan toleransi kepada remaja usia sekolah.

Pada pelaksanaan kali ini, BRUS secara khusus mengangkat pentingnya moderasi beragama sebagai upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat. Kepala KUA Kecamatan Tasik Putri Puyu, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa remaja merupakan aset bangsa yang perlu dibekali pemahaman keagamaan yang moderat, seimbang, dan menghargai perbedaan.

“BRUS ini bertujuan membimbing remaja agar memiliki karakter yang baik, memahami nilai moral, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis dalam perbedaan. Moderasi beragama harus menjadi sikap bersama, terutama bagi generasi muda,” ujar Abdul Rahman, Kamis 28 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Agama hadir untuk seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang keyakinan. Karena itu, kegiatan BRUS dirancang secara inklusif dengan menanamkan semangat saling menghormati antarumat beragama.

“Perbedaan agama bukan penghalang untuk hidup rukun, justru menjadi kekuatan dalam membangun persatuan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMK Bina Meranti, Junaidi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan BRUS di sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi peserta didik yang berasal dari latar belakang agama dan budaya yang beragam.

“Kami sangat mengapresiasi KUA Tasik Putri Puyu atas pelaksanaan BRUS ini. Materi yang disampaikan sangat dibutuhkan siswa kami, terutama dalam membangun sikap toleransi, saling menghargai, dan menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ungkap Junaidi.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menerima berbagai materi pembinaan yang meliputi pembentukan karakter remaja, pergaulan sehat, serta pemahaman moderasi beragama. Materi disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh para penyuluh agama dan narasumber. Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Kecamatan Tasik Putri Puyu berharap dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kemenag Berdampak yang hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....