Mengenal Kain Aida, Kain Strimin Favorit untuk Sulam Tusuk Silang
- 17 Mei 2026 13:11 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kain Aida merupakan salah satu jenis kain yang paling banyak digunakan dalam seni sulam tusuk silang atau kruistik. Kain ini memiliki ciri khas berupa lubang-lubang berbentuk kotak yang tersusun rapi sehingga memudahkan perhitungan pola jahitan.
Karena sifatnya yang kaku dan teratur, kain Aida cocok digunakan oleh pemula maupun pengrajin profesional. Dikutip dari Laman Wikipedia, Kain Aida pertama kali diproduksi oleh perusahaan tekstil Zweigart pada 1908. Seiring perkembangan dunia kerajinan tangan, kain ini hadir dalam berbagai ukuran dan warna untuk menyesuaikan kebutuhan sulaman. Selain praktis digunakan, kain Aida juga membantu menghasilkan pola tusuk silang yang lebih rapi dan presisi.
Kain Aida adalah kain strimin berlubang berbentuk kotak-kotak yang digunakan untuk sulam tusuk silang atau kruistik. Nama “Aida” merupakan merek dagang milik perusahaan tekstil Jerman, Zweigart. Produk kain Aida pertama kali diproduksi pada 1908.
Kain strimin ini memiliki tekstur kaku dengan lubang-lubang yang tersusun rapi sehingga memudahkan pengguna menghitung pola jahitan. Karena itu, kain Aida banyak dipilih untuk pembuatan sulaman tusuk silang.
Kain Aida atau kain strimin diproduksi dalam berbagai ukuran lubang agar dapat digunakan dengan ketebalan benang sulam yang berbeda. Ukuran kain biasanya dinyatakan berdasarkan jumlah kotak per inci. Misalnya, Aida 10 berarti kain tersebut memiliki 10 kotak dalam setiap inci.
Ukuran yang umum digunakan antara lain 8, 10, 11, 12, 14, dan 18 kotak per inci. Kain Aida tersedia dalam warna putih, krem, dan cokelat. Selain itu, tersedia pula pilihan warna lain seperti biru, merah, dan hijau. Produk ini dijual dalam bentuk lembaran maupun gulungan dengan lebar sekitar 40 hingga 60 inci.
Pinggiran kain Aida mudah berumbai sehingga bagian tepi kain biasanya dijahit terlebih dahulu sebelum digunakan. Kain ini juga tidak dianjurkan dicuci sebelum proses sulam selesai. Setelah dicuci menggunakan air dan sabun, kain dapat menyusut sekitar 0,25 hingga 0,5 inci. Namun, hasil akhir sulaman biasanya terlihat lebih rapi karena kain akan mengerut secara alami pada bagian yang dibordir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....