Tren Belanja Online dan Live Shopping
- 10 Apr 2026 23:31 WIB
- Bengkalis
Poin Utama
- Perubahan tren belanja Indonesia bergeser dari mall ke marketplace dan live shopping, didorong teknologi, kemudahan transaksi, dan gaya hidup digital.
RRI.CO.ID, Bengkalis– Pola belanja masyarakat Indonesia mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen dari kunjungan langsung ke pusat perbelanjaan menuju aktivitas belanja daring semakin jelas terlihat, terutama melalui maraknya marketplace dan tren live shopping yang kini mendominasi ruang digital.
Menurut laporan perkembangan ekonomi digital yang dirilis lembaga riset global pada 2025, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan transaksi e-commerce tercepat di Asia Tenggara. Laporan tersebut mencatat bahwa transaksi belanja online terus meningkat seiring meluasnya akses internet dan perubahan kebiasaan pascapandemi. Live shopping, yang memadukan hiburan dan pengalaman belanja secara real time, disebut sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut.
Dalam laporan tahunan mengenai perilaku konsumen digital, disebutkan bahwa pengguna internet di Indonesia semakin nyaman berbelanja melalui aplikasi marketplace. Kenaikan ini ditopang oleh kemudahan pembayaran digital, sistem pengiriman yang semakin cepat, serta penawaran harga yang kompetitif. Laporan itu juga menyebutkan bahwa interaksi penjual dan pembeli melalui siaran langsung menawarkan rasa kedekatan yang tidak ditemukan dalam belanja konvensional.
Meski demikian, pusat perbelanjaan atau mall tidak sepenuhnya kehilangan daya tarik. Berdasarkan laporan sektor ritel yang dirilis pada akhir 2025, tingkat kunjungan ke mall justru mulai meningkat kembali, terutama di kota-kota besar, namun dengan tujuan yang berbeda. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa banyak pengunjung datang untuk menikmati pengalaman rekreasi, kuliner, dan hiburan, bukan semata-mata untuk berbelanja. Pergeseran ini menunjukkan bahwa mall kini lebih berfungsi sebagai ruang sosial dan tempat berkegiatan ketimbang sekadar destinasi pembelian barang.
Perubahan pola belanja ini juga membawa dampak pada strategi bisnis pelaku usaha. Dalam sebuah publikasi analisis industri ritel, disebutkan bahwa banyak merek kini memanfaatkan kanal online dan live commerce sebagai strategi utama penjualan, sementara toko fisik berfungsi sebagai pendukung untuk membangun pengalaman merek dan layanan purnajual. Laporan itu menekankan bahwa integrasi antara kanal online dan offline menjadi kunci dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen.
Sementara itu, laporan perkembangan ekonomi kreatif menunjukkan bahwa live shopping memberi peluang besar bagi pelaku UMKM. Banyak usaha kecil memanfaatkan fitur siaran langsung untuk menjangkau pembeli di berbagai daerah secara cepat dan efisien. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa pelaku UMKM yang aktif dalam live shopping mengalami peningkatan penjualan yang signifikan karena mereka dapat memamerkan produk, berdialog dengan calon pembeli, dan memberikan promosi khusus secara langsung.
Meski begitu, terdapat tantangan yang perlu diperhatikan. Laporan literasi digital mencatat bahwa sebagian konsumen masih menemui kendala terkait keamanan transaksi, verifikasi toko, dan kepercayaan terhadap produk yang dibeli secara online. Laporan tersebut menegaskan pentingnya edukasi konsumen dan penguatan regulasi untuk menciptakan ruang belanja digital yang aman dan terpercaya.
Melihat perkembangan ini, perubahan tren belanja dari mall ke marketplace dan live shopping bukan hanya soal pergeseran platform, tetapi mencerminkan evolusi gaya hidup masyarakat Indonesia. Kemudahan teknologi, tawaran harga menarik, serta interaksi yang lebih dinamis mendorong konsumen untuk mengadopsi pola belanja baru. Di sisi lain, ruang fisik tetap memiliki peran penting sebagai tempat interaksi sosial, berkumpul, dan menikmati pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh layar ponsel.
Tren ini diperkirakan akan terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital dan inovasi teknologi yang menawarkan pengalaman belanja semakin personal, cepat, dan terintegrasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....