Kenali Perbedaan Ikan Segar vs Ikan Berformalin
- 06 Feb 2026 15:31 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Membedakan ikan segar dengan ikan yang mengandung formalin dapat dilakukan dengan mengamati ciri fisik, aroma, hingga tekstur dagingnya.
Secara umum, formalin digunakan untuk mengawetkan ikan secara ilegal sehingga tampilannya tampak "awet" namun tidak alami.
Berikut adalah panduan praktis untuk membedakannya seperti yang disunting dari AI Google:
1. Perhatikan Bagian Mata
- Ikan Segar: Bola mata cembung, jernih, mengkilap, dan pupilnya berwarna hitam pekat.
- Ikan Formalin: Bola mata cenderung cekung (tenggelam), keruh, layu, dan terkadang tampak berlendir kuning atau keputihan.
2. Cek Warna dan Kondisi Insang
- Ikan Segar: Insang berwarna merah cerah atau merah darah dan tertutup lendir bening yang tipis.
- Ikan Formalin: Insang berwarna merah kusam, merah tua (bukan merah segar), atau bahkan pucat keputihan.
3. Tekstur Daging
- Ikan Segar: Daging terasa elastis dan kenyal. Jika ditekan dengan jari, permukaan daging akan segera kembali ke bentuk semula.
- Ikan Formalin: Daging terasa sangat keras, kaku, dan tidak elastis. Jika ditekan, bekas tekanan jari cenderung menetap atau tidak kembali dengan cepat.
4. Aroma dan Indikasi Alami
- Ikan Segar: Berbau khas ikan laut atau ikan air tawar yang segar dan tidak menyengat.
- Ikan Formalin: Tidak memiliki bau khas ikan, atau justru tercium aroma obat/kimia yang tajam (seperti asam atau getir).
- Lalat: Ikan segar biasanya dihinggapi lalat, sedangkan ikan berformalin justru dihindari oleh lalat karena zat kimianya yang beracun bagi serangga.
Ringkasan Perbedaan
Bagian | Ikan Segar | Ikan Berformalin |
|---|---|---|
Mata | Jernih, cembung | Keruh, cekung |
Insang | Merah cerah | Merah kusam/pucat |
Daging | Kenyal, elastis | Keras, kaku |
Bau | Khas ikan segar | Bau obat/tidak berbau ikan |
Lalat | Dihinggapi lalat | Tidak dihinggapi lalat |
Sebagai langkah pencegahan tambahan, menurut Dinas Ketahanan Pangan, jika Anda ragu, merendam ikan dalam larutan air cuka atau air garam dapat membantu mengurangi residu zat berbahaya meskipun tidak sepenuhnya menghilangkannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....