Mengungkap Fenomena Jabal Magnet Madinah Secara Ilmiah
- 31 Jan 2026 13:01 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Madinah - Jabal Magnet atau yang dikenal juga sebagai Wadi Al-Baida menjadi salah satu destinasi unik di Madinah yang selalu menarik perhatian jamaah umrah dan wisatawan. Di lokasi ini, kendaraan yang diparkir di jalur tertentu tampak seperti bergerak sendiri melawan arah turunan, seolah-olah ditarik oleh gaya magnet besar dari bukit di sekitarnya.
Fenomena ini kemudian populer dengan sebutan Jabal Magnet. Namun, benarkah di kawasan tersebut terdapat magnet raksasa yang mampu menarik kendaraan?
Dikutip dari literatur wisata alam Madinah, secara ilmiah, para ahli menjelaskan tidak ada magnet alami raksasa di Jabal Magnet Madinah. Fenomena yang terjadi lebih tepat disebut sebagai ilusi optik atau gravity hill. Ilusi ini membuat mata manusia keliru menilai kemiringan jalan akibat kondisi lingkungan sekitar.
Lanskap Jabal Magnet yang berupa hamparan gurun luas, minim pepohonan, serta tidak adanya patokan visual seperti bangunan atau garis horizon yang jelas, membuat otak manusia salah menafsirkan arah kemiringan. Akibatnya, jalan yang sebenarnya sedikit menurun terlihat seperti jalan menanjak.
Ketika kendaraan diposisikan netral, mobil atau bus tetap bergerak mengikuti gaya gravitasi. Namun karena sudut pandang mata tertipu, pergerakan itu terlihat seolah-olah kendaraan sedang melaju ke atas tanpa mesin menyala.
Fenomena serupa sebenarnya juga ditemukan di beberapa negara lain seperti Amerika Serikat, India, dan Korea Selatan. Namun Jabal Magnet Madinah menjadi salah satu yang paling terkenal karena lokasinya berdekatan dengan kota suci dan sering menjadi bagian dari agenda city tour jamaah umrah.
Selain jalur “magnet”, kawasan ini juga menawarkan pemandangan alam gurun yang khas. Tak heran jika di sekitar lokasi banyak pedagang yang menjajakan minuman segar, buah-buahan, camilan khas, hingga souvenir untuk jamaah yang singgah.
Bagi jamaah, kunjungan ke Jabal Magnet bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi. Fenomena ini menjadi pengingat bahwa indra manusia memiliki keterbatasan, dan tidak semua yang terlihat dapat langsung disimpulkan tanpa pengetahuan.
Jabal Magnet Madinah pun menjadi contoh menarik bagaimana sains dan alam berpadu, menghadirkan pengalaman unik yang mengundang rasa kagum sekaligus menambah wawasan bagi para pengunjung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....