Mengenal Buah Pulasan,Kerabat Dekat Rambutan
- 06 Jan 2026 14:53 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Buah pulasan merupakan salah satu buah tropis khas Indonesia yang kini mulai jarang ditemui. Sekilas, pulasan tampak sangat mirip dengan rambutan, sehingga sering dianggap sebagai “saudara dekat”-nya. Namun, di balik kemiripannya, buah pulasan memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri yang patut untuk dikenali dan dilestarikan.
Pulasan memiliki nama ilmiah Nephelium mutabile dan masih satu keluarga dengan rambutan (Nephelium lappaceum). Perbedaan paling mudah terlihat dari kulitnya. Kulit buah pulasan cenderung lebih tebal dan memiliki duri besar ,pendek serta tumpul, tidak berambut panjang seperti rambutan. Warna kulitnya biasanya merah tua hingga keunguan saat matang.
Dari segi rasa, pulasan biasanya lebih manis dibandingkan rambutan. Daging buahnya berwarna putih ke abu-abuan, tebal, dan mudah terlepas dari bijinya. Tekstur dagingnya juga lebih kenyal, sehingga memberikan sensasi tersendiri saat disantap.
Pulasan tumbuh subur di daerah tropis, terutama di Sumatra, Kalimantan, dan sebagian wilayah Jawa. Buah ini biasanya berbuah pada musim tertentu dan belum banyak dibudidayakan secara komersial seperti rambutan. Inilah yang membuat pulasan semakin langka dan sulit ditemukan di pasaran terutama di kota-kota besar.
“Sayang,keberadaan buah pulasan kini mulai tersisih oleh buah-buahan impor unggulan lainnya. Padahal, pulasan merupakan bagian dari kekayaan lokal yang memiliki nilai gizi dan potensi ekonomi,” ucap Ibu inisial (M) seorang pembeli di pasar yang tidak ingin namanya disebut.
Dengan mengenal dan mengonsumsi buah pulasan, kita turut berperan dalam melestarikan buah asli Nusantara agar tidak hilang ditelan zaman.
Pulasan bukan sekadar saudara dekat rambutan, tetapi juga simbol kekayaan alam nusantara yang layak untuk terus diperkenalkan kepada generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....