Cara Set Koper Umroh Praktis dan Sesuai Aturan

  • 27 Des 2025 08:36 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Menyiapkan koper umroh tidak bisa dilakukan secara asal. Selain harus rapi dan efisien, pengaturan koper juga perlu memperhatikan ketentuan maskapai serta kenyamanan jamaah selama perjalanan ibadah di Tanah Suci.

Koper yang disusun dengan baik akan memudahkan jamaah saat mobilisasi, terutama ketika berpindah hotel atau menuju miqat.

Tour Leader Umroh, Nabila Fitri, mengatakan kesalahan paling umum yang sering terjadi adalah membawa terlalu banyak barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

“Jamaah sering kali ingin membawa semuanya dari rumah, padahal ruang koper terbatas dan ada batas berat yang harus dipatuhi,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Nabila, langkah pertama dalam menyetel koper umroh adalah memahami pembagian jenis koper. Umumnya jamaah membawa koper besar untuk bagasi, koper kabin, dan tas kecil untuk aktivitas harian.

“Barang-barang utama seperti pakaian ihram, pakaian ganti, perlengkapan mandi, dan sandal sebaiknya dimasukkan ke koper besar. Sedangkan dokumen penting dan barang berharga wajib dibawa di tas kecil,” jelasnya.

Ia menyarankan agar jamaah menggulung pakaian, bukan melipatnya. Cara ini dinilai lebih hemat ruang dan membuat pakaian tidak mudah kusut.

Selain itu, gunakan kantong khusus atau packing cube untuk memisahkan jenis pakaian, seperti pakaian ibadah, pakaian tidur, dan pakaian santai.

Untuk perlengkapan cair seperti sabun, sampo, dan minyak angin, Nabila mengingatkan agar disimpan dalam wadah kecil dan diberi pengaman tambahan.

“Cairan sebaiknya dibungkus plastik atau ziplock agar tidak tumpah dan merusak barang lain,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menempatkan barang berat di bagian bawah koper agar lebih stabil saat ditarik. Sepatu atau sandal dapat dimasukkan ke dalam kantong terpisah dan diletakkan di sisi koper. Sementara itu, obat-obatan pribadi sebaiknya disimpan di tas kabin agar mudah diakses saat dibutuhkan.

Terkait barang yang dilarang, Nabila mengingatkan jamaah untuk tidak membawa benda tajam, cairan berlebihan di tas kabin, serta barang-barang yang berpotensi melanggar aturan penerbangan.

“Pastikan koper sudah sesuai regulasi maskapai agar tidak mengalami kendala saat check-in,” ujarnya.

Menjelang keberangkatan, jamaah disarankan menimbang koper di rumah untuk memastikan beratnya tidak melebihi batas. Pemberian label nama dan tanda khusus pada koper juga penting untuk memudahkan identifikasi saat pengambilan bagasi.

“Set koper yang baik bukan hanya soal kerapian, tapi juga membantu jamaah lebih fokus beribadah tanpa direpotkan urusan barang bawaan,” tutup Nabila Fitri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....