Cara Google Mengabadikan Jalanan Dunia Lewat Maps
- 05 Nov 2025 22:50 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis : Platform Google Maps dan fitur Street View telah menjadi alat penting baik untuk navigasi maupun eksplorasi visual dunia di sekitar kita. Namun, bagaimana sebenarnya proses pengambilan gambar oleh Google hingga bisa tampil dalam aplikasi?
Dikutip dari support google.com, artikel ini membahas langkah‑demi‑langkah dan teknologi yang digunakan.
1. Pengumpulan Citra (Imagery)
Google mengumpulkan gambar dari dua sumber utama: armada milik Google sendiri dan kontribusi pengguna.
Untuk wilayah yang dapat dijangkau kendaraan, Google menggunakan mobil‑khusus yang dilengkapi kamera 360° dan sensor Lidar.
Untuk area yang sulit dijangkau jalan mobil seperti jalan kaki, taman, atau jalur sempit, Google memakai “trekker” atau alat portabel yang bisa dibawa di punggung, atau bahkan hewan/alat tradisional di beberapa tempat.
Google juga bergantung pada kontribusi pengguna: dengan menggunakan aplikasi khusus atau fitur “connected photos”, pengguna dapat merekam serangkaian gambar saat berjalan/jalan kaki dan mengunggah ke Google Maps.

Mobil Google Street View (Foto picture alliance via Getty Images)
2. Sinkronisasi Lokasi dan Orientasi
Setelah gambar dikumpulkan, diperlukan proses pengolahan agar gambar “terpasang” pada peta dengan akurat.
Mobil Google menggunakan sensor seperti GPS, kecepatan, arah dan Lidar untuk merekonstruksi rute tepat dan orientasi kamera.
Selanjutnya gambar‑gambar tersebut “disambung” (stitching) menjadi panorama 360° agar pengguna bisa melihat secara menyeluruh dari lokasi tersebut.
3. Proses Pengolahan Gambar & Publikasi
Gambar yang telah dikumpulkan kemudian diproses dengan algoritma untuk mengurangi garis sambungan (“seams”), menyesuaikan warna dan cahaya antar frame agar tampilan panorama lebih alami.
Google juga melakukan penyembunyian identitas seperti wajah dan plat kendaraan secara otomatis untuk melindungi privasi individu.
Google Trekker NSW Nasional Parks (Foto NSW)
4. Teknologi & Inovasi Tambahan
Citra yang dikumpulkan tidak hanya untuk tampilan jalan, tapi juga membantu fitur lain seperti “Live View” yang menggunakan real‑time orientasi dan lingkungan untuk memberikan panduan arah berjalan kaki.
Dengan keterlibatan pengguna melalui ponsel dan fitur “connected photos”, wilayah yang sebelumnya belum terekam dapat dilengkapi dengan lebih cepat.
5. Hal yang Perlu Diketahui oleh Publik
Meskipun Anda melihat “mobil Google” lewat di jalan, citra yang muncul di Maps mungkin bukan hasil rekaman hari itu bisa beberapa waktu sebelumnya.
Pengguna juga bisa berkontribusi mengunggah gambar: ini membantu memperbarui peta lokal dan memperluas cakupan kawasan.
Jika ada privasi yang terganggu (misalnya wajah atau rumah Anda terlihat), ada proses permintaan pengaburan (blur) yang dapat diajukan.
Proses di balik bagaimana Google mengambil, mengolah, dan menampilkan gambar jalanan serta lingkungan adalah kombinasi canggih antara teknologi kendaraan, sensor, citra 360°, dan kontribusi pengguna. Dengan memahami cara kerjanya, kita sebagai pengguna bisa lebih menghargai setiap visual yang kita lihat di Google Maps, dan juga memahami hak serta privasi kita di ruang digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....