Adab Potong Kuku dalam Islam: Sunnah Yang Terlupakan

  • 20 Sep 2025 06:07 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Dalam ajaran Islam, kebersihan adalah bagian dari iman. Salah satu bentuk menjaga kebersihan diri yang dianjurkan adalah memotong kuku secara rutin. Namun, tahukah Anda bahwa Islam juga mengatur waktu-waktu yang dianggap afdal (utama) untuk melakukan kebiasaan ini?

Memotong kuku bukan hanya soal penampilan atau kebersihan jasmani, tapi juga terkait dengan sunnah Nabi Muhammad ﷺ dan tata cara hidup seorang Muslim yang sesuai fitrah.

Dikutip dari Jakarta Islamic Center, beberapa adab dan waktu yang disunnahkan untuk memotong kuku sebagai berikut, berdasarkan sejumlah riwayat dan penjelasan ulama, waktu terbaik memotong kuku adalah pada hari Jumat. Hal ini sesuai dengan kebiasaan Rasulullah ﷺ yang memperindah diri menjelang shalat Jumat.

Meski tidak ada dalil yang secara spesifik mewajibkan memotong kuku pada hari tertentu, para ulama seperti Imam An-Nawawi dan Imam Al-Ghazali menyebut bahwa hari Jumat adalah hari yang utama untuk merapikan diri, termasuk memotong kuku.

Beberapa ulama menyebutkan urutan hari yang baik untuk memotong kuku, berdasarkan pengalaman para salaf dan pengaruhnya secara spiritual, meskipun tidak berasal dari hadis sahih:

  • Senin – Mendapatkan kesehatan

  • Kamis – Mendapatkan berkah

  • Jumat – Hari yang paling utama

  • Sabtu & Minggu – Tidak dilarang, tetapi tidak seutama Jumat

  • Rabu – Beberapa riwayat lemah menyebutkan hari ini kurang baik, tetapi tidak ada larangan syar’i

Catatan: Riwayat tentang efek-efek tertentu dari hari-hari di atas tidak bersumber dari hadis sahih, dan lebih bersifat anjuran ulama salaf.

Selain soal waktu, Islam juga mengajarkan adab dalam memotong kuku, di antaranya:

  1. Dimulai dari tangan kanan, kemudian kiri.

  2. Disarankan untuk tidak membuang kuku sembarangan, melainkan dikubur atau dibuang di tempat bersih.

  3. Tidak memotong kuku saat haid atau nifas bagi perempuan, menurut sebagian pendapat, agar semua bagian tubuh kembali suci saat mandi wajib.

  4. Tidak membiarkan kuku panjang lebih dari 40 hari.

Memotong kuku mungkin terlihat sepele, tetapi dalam Islam, setiap amalan kecil memiliki makna besar jika dilakukan dengan niat yang benar. Hari Jumat menjadi waktu yang utama untuk memotong kuku karena bertepatan dengan ibadah mingguan dan pembersihan diri.

Dengan mengikuti sunnah ini, seorang Muslim tidak hanya menjaga kebersihan diri, tetapi juga menghidupkan tradisi Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....