Lebih dari Sekadar Alat Tulis, Sejarah Rautan Pensil
- 17 Jul 2025 08:58 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Rautan pensil merupakan alat sederhana yang sangat familiar dalam dunia tulis-menulis, khususnya bagi pelajar, seniman, dan pekerja kantor. Meskipun terlihat sepele, rautan pensil memiliki sejarah panjang dan telah mengalami perkembangan desain yang cukup signifikan sejak pertama kali ditemukan.
Rautan pensil adalah alat yang digunakan untuk meruncingkan ujung batang pensil dengan cara mengikis bagian luar (biasanya kayu) yang membalut isinya. Tujuan penggunaan rautan adalah agar pensil dapat digunakan untuk menulis atau menggambar dengan presisi.
Rautan dapat dioperasikan secara manual maupun menggunakan motor listrik. Banyak rautan dilengkapi dengan wadah kecil untuk menampung serpihan hasil serutan, yang dapat dilepas-pasang untuk dibersihkan.
Sebelum ditemukan rautan khusus, pensil diasah secara manual menggunakan pisau. Meskipun efektif, metode ini menghasilkan bentuk ujung pensil yang tidak seragam dan bisa membahayakan pengguna. Kehadiran rautan pensil kemudian membuat proses meraut menjadi lebih mudah, aman, dan menghasilkan ujung yang lebih rapi.
Menurut laman wikipedia, paten pertama untuk rautan pensil diajukan oleh seorang ahli matematika asal Prancis, Bernard Lassimonne, pada tahun 1828 (Paten Prancis No. 2444). Namun, bentuk rautan yang menyerupai versi modern baru diciptakan oleh Thierry Des Estivaux pada tahun 1847.
Di Amerika Serikat, paten pertama untuk rautan pensil diajukan oleh Walter K. Foster dari Bangor, Maine, pada tahun 1855. Kemudian pada tahun 1897, John Lee Love, seorang penemu Afrika-Amerika dari Fall River, Massachusetts, menciptakan desain rautan pensil portabel yang dilengkapi engkol tangan dan wadah penampung serpihan. Desain ini dipatenkan namun tidak diketahui apakah pernah diproduksi secara massal.
Rautan pensil listrik pertama mulai digunakan di lingkungan kantor sejak setidaknya tahun 1917. Jenis ini memudahkan proses meraut tanpa tenaga tangan dan biasanya digunakan di sekolah, kantor, dan studio.
Pada bulan Mei 2011, pejabat pariwisata di Logan, Ohio, memamerkan koleksi rautan pensil dalam jumlah besar di pusat sambutan wilayah mereka. Koleksi ini milik Rev. Paul Johnson, seorang veteran Perang Dunia II sekaligus menteri asal Ohio, yang meninggal dunia pada tahun 2010.
Rev. Johnson mulai mengoleksi rautan pensil sejak akhir tahun 1980-an, berawal dari hadiah sederhana yang diberikan istrinya. Seiring waktu, ia berhasil mengumpulkan lebih dari 3.400 buah rautan pensil, yang disimpan rapi di gudang kecil di rumahnya di Carbon Hill, Ohio Tenggara. Koleksi itu dikelompokkan dalam berbagai tema unik seperti kucing, Natal, dan Disneyland. Salah satu rautan tertua dalam koleksinya diketahui berusia lebih dari 100 tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....