Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Digital, Gratis untuk Siswa Madrasah

  • 05 Agt 2026 00:03 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan sebanyak 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah yang dapat diunduh secara gratis melalui laman resmi Kementerian Agama. Penyediaan buku digital ini menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi kurikulum sekaligus memperkuat literasi di lingkungan madrasah.

Dari total 90 buku tersebut, sebanyak 58 merupakan Buku Teks Utama (BTU) mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Sementara 32 buku lainnya diperuntukkan bagi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Program Keagamaan (MAPK).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengatakan seluruh buku telah disiapkan agar mudah diakses oleh guru maupun peserta didik tanpa dipungut biaya.

"Kita sudah siapkan 90 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Semua bisa diunduh melalui website Kementerian Agama secara gratis," tegas Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno di Jakarta, Selasa 4 Agustus 2026.

Menurutnya, penyediaan buku digital tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan budaya literasi di madrasah.

"Ini semua kita siapkan untuk memudahkan siswa dan guru madrasah, sekaligus menjadi langkah kami untuk ikut berkontribusi dalam penguatan literasi," ujarnya.

Amien menjelaskan, penerbitan Buku Teks Utama merupakan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Seluruh buku disusun melalui proses yang ketat, mulai dari seleksi penulis, telaah oleh reviewer, evaluasi penilai, hingga pengawasan supervisor dengan melibatkan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Kementerian Agama.

"Buku-buku ini ditulis dengan tahapan dan penjenjangan yang terorganisir. Penjaringan penulis secara ketat, telaah oleh reviewer, evaluasi oleh penilai dan juga diawasi oleh supervisor dengan pelibatan penuh PBAL2K Kemenag RI," jelas Amien.

Ia menambahkan, seluruh buku diterbitkan dalam format digital agar lebih efisien serta memudahkan akses bagi guru dan siswa di berbagai daerah.

Sementara itu, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menjelaskan bahwa penerbitan BTU mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Buku yang diterbitkan mencakup mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), serta Bahasa Arab untuk seluruh jenjang madrasah. Selain itu, tersedia pula buku khusus bagi MAN Program Keagamaan yang meliputi Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, Fikih, dan Bahasa Arab yang sebagian besar menggunakan pengantar berbahasa Arab.

Nyayu mengatakan materi dalam BTU dirancang dengan pendekatan yang mudah dipahami dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

"Materi ajar BTU ini dikemas dengan pendekatan yang mudah dipahami guna membentuk karakter dan moral yang kokoh. Pada jenjang MI dan MTs, materi disajikan secara interaktif agar siswa dapat mengamalkan nilai-nilai Islam yang ramah dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari. Untuk siswa di tingkat menengah atas, materi BTU dirancang dengan analisis yang lebih mendalam guna membekali mereka menghadapi tantangan zaman modern," paparnya.

Selain menjadi sumber pembelajaran, BTU juga mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang mengusung nilai Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.

Menurut Nyayu, kurikulum tersebut bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap moderat, toleran, menghargai perbedaan, menolak kekerasan, dan menghormati budaya lokal.

Ia menambahkan, BTU merupakan dokumen yang bersifat dinamis dan terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak agar terus dapat disempurnakan sesuai perkembangan zaman.

Selain itu, Kementerian Agama juga menyediakan buku digital pengayaan khusus bagi siswa MAN Program Keagamaan yang memuat kajian literasi tingkat tinggi, pembahasan teologi dari berbagai perspektif, studi perbandingan mazhab, hingga penguasaan tata bahasa Arab tingkat lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....