Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

  • 29 Jun 2026 09:02 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Jakarta – Memasuki hari operasional penyelenggaraan ibadah haji ke-69, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat sekitar 90 persen jemaah haji Indonesia beserta petugas telah kembali ke Tanah Air. Meski sebagian besar jemaah telah tiba, Kemenhaj menegaskan seluruh petugas haji tetap memberikan pelayanan secara penuh hingga kepulangan kloter terakhir.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan proses pemulangan jemaah yang telah memasuki hari ke-25 berlangsung sesuai jadwal berkat koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam operasional penyelenggaraan ibadah haji.

"Hingga hari operasional haji ke-69, sekitar 90 persen jemaah dan petugas haji Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air. Namun, bagi kami pelayanan belum selesai. Seluruh petugas tetap siaga mengawal proses kepulangan hingga jemaah terakhir tiba dengan aman dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya," ujar Maria Assegaff, Minggu 29 Juni 2026 di Jakarta.

Berdasarkan data operasional, sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 103.687 jemaah dan 1.066 petugas, sehingga total kepulangan Gelombang I mencapai 104.753 orang.

Sementara itu, melalui Bandara Madinah telah diberangkatkan 212 kloter yang membawa 81.315 jemaah dan 848 petugas. Dengan demikian, total kepulangan Gelombang II mencapai 82.163 orang.

Secara keseluruhan, hingga saat ini 472 kloter telah tiba di Indonesia dengan total 182.435 jemaah dan 1.887 petugas, atau sebanyak 184.322 orang telah kembali ke Tanah Air.

Maria menegaskan, Kemenhaj terus memastikan seluruh tahapan kepulangan berjalan optimal, mulai dari proses keberangkatan dari Arab Saudi, kedatangan di setiap debarkasi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah agar jemaah dapat melanjutkan perjalanan menuju daerah asal dengan aman dan nyaman. Perhatian khusus juga terus diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jemaah berisiko tinggi yang memerlukan pendampingan selama proses kepulangan.

Selain memastikan kelancaran operasional, Kemenhaj mengimbau jemaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. Jemaah diharapkan beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menggunakan masker saat berada di tempat ramai apabila diperlukan.

Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah agar mematuhi ketentuan barang bawaan penerbangan dengan tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam bagi jemaah haji Indonesia telah disiapkan dan akan dibagikan melalui mekanisme resmi saat jemaah tiba di embarkasi di Indonesia. Apabila ditemukan di dalam bagasi atau kabin, air zamzam akan dikeluarkan oleh petugas keamanan bandara sesuai aturan keselamatan penerbangan.

"Kami mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan hingga tiba di Tanah Air dan mematuhi seluruh ketentuan penerbangan agar proses kepulangan berjalan lancar. Air zamzam akan diterima melalui mekanisme resmi di embarkasi, sehingga tidak perlu dibawa di dalam koper. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang terus memberikan pelayanan tanpa mengenal lelah hingga fase akhir operasional. Komitmen kami adalah memastikan setiap jemaah pulang dengan selamat, sehat, dan mendapatkan pelayanan terbaik sampai kepulangan kloter terakhir. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur," tutup Maria Assegaff.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....