Jemaah haji Dihimbau Jaga Kesehatan di tengah Cuaca Panas Madinah

  • 24 Apr 2026 06:35 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Madinah - Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Madinah, Abdul Basir, menegaskan pentingnya fokus dan kesiapsiagaan seluruh petugas haji dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah yang mulai berdatangan pada operasional haji 1447 H/2026 M.

Hingga Rabu, 22 April 2026, tercatat dua kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah melalui jalur layanan yang berbeda. Kloter JKG 1 dengan 391 jemaah mendarat pada pukul 06.50 WAS melalui layanan Mecca Route (fast track). Sementara itu, kloter YIA dengan 360 jemaah tiba pada pukul 06.20 WAS melalui Terminal Haji, disusul kloter KNO 1 yang dijadwalkan tiba pukul 10.00 WAS.

Abdul Basir menyampaikan bahwa kelancaran proses kedatangan jemaah menjadi perhatian utama seluruh petugas, baik yang bertugas di jalur fast track maupun terminal reguler.

“Alhamdulillah, kedatangan jemaah pada hari ini berjalan lancar. Petugas kita di seluruh titik layanan terus siaga untuk memastikan jemaah mendapatkan pelayanan yang cepat, tertib, dan nyaman sejak pertama kali tiba di Madinah,” ujar Abdul Basir di Madinah, Rabu 22 April 2026.

Ia menjelaskan, perbedaan jalur kedatangan menuntut kesiapan maksimal dari petugas agar seluruh proses layanan, mulai dari penyambutan, pendataan, hingga pengaturan mobilitas jemaah dapat berjalan efektif dan terkoordinasi.

“Jemaah JKG 1 tiba melalui layanan Mecca Route atau fast track, sedangkan jemaah YIA keluar melalui Terminal Haji. Keduanya tentu memerlukan pola pelayanan yang sigap dan terkoordinasi dengan baik agar jemaah merasa aman dan tenang,” lanjutnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia dan kelompok rentan agar tetap mendapatkan pendampingan optimal sejak kedatangan.

“Kita ingin seluruh jemaah merasakan bahwa sejak turun di bandara, mereka sudah didampingi dan dilayani dengan baik. Ini penting untuk membangun rasa nyaman, apalagi setelah menempuh perjalanan panjang,” katanya.

Tak hanya itu, Abdul Basir juga mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi, terutama menghadapi cuaca panas yang cukup ekstrem.

“Kami mengimbau jemaah untuk terus minum air secara cukup dan tidak menunggu haus. Selain itu, jemaah juga diharapkan mengurangi aktivitas di siang hari agar kondisi fisik tetap terjaga,” pesannya.

Ia menegaskan, kedisiplinan dalam menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran ibadah selama di Tanah Suci.

“Cuaca di sini cukup panas, sehingga jemaah harus bijak mengatur aktivitas. Perbanyak minum air, istirahat yang cukup, dan hindari aktivitas yang tidak terlalu penting pada siang hari,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....