Jamaah Arminareka Bengkalis Kunjungi Percetakan Al-Qur’an Madinah

  • 31 Jan 2026 11:50 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Madinah - Di sela rangkaian ibadah umrah, jamaah Arminareka Bengkalis berkesempatan mengunjungi Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd di Kota Madinah. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Tour Leader Nabila Fitri dan menjadi salah satu agenda edukatif yang memberikan pengalaman spiritual bagi jamaah selama berada di Tanah Suci.

Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd merupakan percetakan mushaf Al-Qur’an terbesar di dunia. Fasilitas yang berlokasi sekitar 11 kilometer dari Masjid Nabawi ini diresmikan pada tahun 1984 dan hingga kini menjadi pusat pencetakan serta distribusi Al-Qur’an ke berbagai negara dalam beragam bahasa.

Meski proses produksi berlangsung selama 24 jam penuh, percetakan ini hanya dibuka untuk kunjungan umum sekitar empat jam setiap hari, yakni pada pagi hari. Oleh karena itu, pengelola membatasi jumlah pengunjung dalam setiap rombongan agar kegiatan produksi tetap berjalan dengan tertib dan aman.

Dalam kunjungan tersebut, jamaah Arminareka Bengkalis menyaksikan secara langsung proses pencetakan Al-Qur’an menggunakan mesin-mesin modern. Jamaah juga diperlihatkan tahapan penjilidan hingga proses pemeriksaan berlapis untuk memastikan tidak terdapat kesalahan penulisan ayat-ayat suci sebelum mushaf didistribusikan.

Tour Leader jamaah Arminareka Bengkalis, Nabila Fitri, mengatakan kunjungan ini memberikan kesan mendalam bagi jamaah. Menurutnya, melihat langsung proses pencetakan Al-Qur’an menambah rasa syukur dan penghormatan terhadap kitab suci umat Islam.

“Alhamdulillah, jamaah sangat terharu bisa melihat langsung bagaimana Al-Qur’an dicetak dengan penuh kehati-hatian dan ketelitian. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga pembelajaran spiritual agar jamaah semakin mencintai Al-Qur’an,” ujar Nabila Fitri, Sabtu 31 Januari 2026.

Ia menambahkan, agenda kunjungan tersebut sengaja dimasukkan sebagai bagian dari edukasi selama umrah agar jamaah tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang upaya penyebaran Al-Qur’an ke seluruh dunia.

“Kami ingin jamaah pulang ke Tanah Air dengan pengalaman yang utuh, tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga membawa cerita dan pemahaman tentang bagaimana Al-Qur’an dijaga dan disebarkan,” tambahnya.

Selain menyaksikan proses produksi, setiap pengunjung juga mendapatkan satu mushaf Al-Qur’an secara gratis sebelum meninggalkan area percetakan. Mushaf tersebut menjadi kenang-kenangan berharga bagi jamaah Arminareka Bengkalis dari kunjungan tersebut.

Pihak pengelola juga menyediakan fasilitas pembelian bagi jamaah yang ingin membawa lebih banyak mushaf, baik untuk keperluan pribadi maupun dibagikan kepada keluarga dan kerabat di Tanah Air.

Kunjungan ke Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd ini menjadi salah satu momen berkesan bagi jamaah Arminareka Bengkalis. Di tengah keterbatasan waktu kunjungan, jamaah tetap mendapatkan pengalaman spiritual dan edukatif yang memperkaya perjalanan ibadah umrah mereka di Kota Madinah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....