Menhaj Tekankan Tata Kelola Bersih Berorientasi Pada Jamaah
- 14 Jan 2026 23:50 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menegaskan penguatan tata kelola sebagai fondasi pengelolaan anggaran operasional. Penegasan disampaikan dalam full day meeting penguatan tata kelola dan penyerahan anggaran operasional haji di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri serta kepala kantor wilayah dan jajaran pimpinan tinggi kementerian terkait secara nasional lengkap. Menhaj menekankan penyerahan anggaran bukan sekadar administratif melainkan ikhtiar menghadirkan penyelenggaraan haji bersih tertib melayani jemaah secara optimal.
“Kementerian harus bersih tata kelola manajemen dan perilaku aparatur pusat hingga daerah secara menyeluruh konsisten berkelanjutan. Seluruh pejabat diminta memegang integritas penuh dalam menjalankan mandat Presiden terkait pengelolaan haji nasional amanah profesional transparan akuntabel,” katanya.
Menhaj menyebut peserta memegang peran strategis mengelola anggaran bersumber dari dana jemaah secara bertanggungjawab hati-hati efektif efisien optimal. Setiap kuasa pengguna anggaran bertanggung jawab memastikan setiap rupiah berdampak pada kualitas layanan haji nasional aman nyaman berkelanjutan.
“Penyelenggaraan haji 1447 Hijriah menghadapi tantangan adaptasi kebijakan Arab Saudi yang dinamis semakin awal kompleks strategis nasional global. Kesiapan perencanaan presisi diperlukan karena keterlambatan berisiko besar terhadap pelayanan jemaah Indonesia selama operasional haji nasional tahunan resmi,” ujarnya.
Menhaj menegaskan pengelolaan anggaran dan kinerja satuan kerja menjadi bagian penilaian pelunasan haji nasional terpadu transparan akuntabel berintegritas. Pengawasan internal diperkuat melalui Direktorat Jenderal Pengendalian dan Inspektorat Jenderal kementerian terkait bekerja aktif penuh profesional independen berkelanjutan.
Kementerian menegaskan tidak mentolerir penyimpangan serta akan bertindak tegas terhadap pelanggaran anggaran operasional haji nasional amanah transparan profesional. Menhaj menutup arahan dengan keyakinan penyelenggaraan haji bersih profesional berorientasi kemaslahatan jemaah nasional Indonesia berintegritas transparan akuntabel berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....