Panduan Sholat Jamak bagi Jamaah Umroh Saat Safar

  • 22 Des 2025 14:20 WIB
  •  Bengkalis

KBRN Bengkalis, Pelaksanaan ibadah umroh menuntut kesiapan fisik dan pemahaman fiqih yang baik, termasuk dalam hal keringanan (rukhsah) ibadah sholat. Salah satu kemudahan yang diberikan syariat Islam bagi jamaah yang sedang dalam perjalanan adalah sholat jamak.

Menurut Tour Leader Arminareka, Nabila Fitri, pemahaman tentang sholat jamak sangat penting agar jamaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa mengabaikan ketentuan syariat.

“Dalam kondisi safar seperti umroh, jamaah diperbolehkan menjamak sholat. Ini bukan untuk mempermudah secara berlebihan, tetapi agar ibadah tetap terjaga di tengah aktivitas perjalanan,” ujar Nabila, Senin (22/12/2025).

Salat jamak adalah menggabungkan dua sholat fardhu dalam satu waktu. Sholat yang boleh dijamak hanya:

Dzuhur dengan Ashar

Maghrib dengan Isya

Sholat Subuh tidak boleh dijamak.

Adapun Jenis Sholat Jamak

- Jamak Taqdim

Menggabungkan dua sholat dan dilaksanakan pada waktu sholat pertama.

Contoh: Dzuhur dan Ashar dikerjakan pada waktu Dzuhur.

- Jamak Takhir

Menggabungkan dua sholat dan dilaksanakan pada waktu sholat kedua.

Contoh: Dzuhur dan Ashar dikerjakan pada waktu Ashar.

Nabila Fitri menjelaskan, sholat jamak boleh dilakukan jamaah umroh dengan ketentuan:

- Sedang dalam kondisi safar (perjalanan jauh sesuai ketentuan fiqih)

- Perjalanan bukan untuk maksiat

- Ada kebutuhan atau kesulitan jika sholat dilakukan di waktu masing-masing

“Misalnya saat perjalanan dari Madinah ke Makkah, city tour, atau kondisi padat di Masjidil Haram, jamaah boleh menjamak sholat agar tidak tertinggal,” jelasnya.

Berikut panduan singkat pelaksanaannya:

1. Niat

Niat dilakukan di dalam hati saat takbiratul ihram.

Untuk jamak taqdim, niat jamak dilakukan pada sholat pertama.

Untuk jamak takhir, niat jamak dilakukan sebelum masuk waktu sholat pertama berakhir.

2. Urutan Sholat

Dzuhur didahulukan sebelum Ashar

Maghrib didahulukan sebelum Isya

3. Jumlah Rakaat

Dzuhur: 4 rakaat

Ashar: 4 rakaat

Maghrib: 3 rakaat

Isya: 4 rakaat

(Jamak tidak otomatis berarti qashar, kecuali memenuhi syarat qashar).

Nabila menegaskan jamak dan qashar adalah dua keringanan yang berbeda. Jamak: menggabungkan waktu salat, sedangkan Qashar: meringkas rakaat sholat dari 4 menjadi 2

“Jamaah bisa jamak saja, qashar saja, atau jamak sekaligus qashar, tergantung kondisi dan niat,” ujarnya.

Pemahaman yang benar tentang sholat jamak akan membantu jamaah umroh tetap khusyuk dan tidak bingung dalam menjalankan ibadah di tengah perjalanan. Dengan mengikuti panduan ini, jamaah diharapkan lebih tenang dan fokus meraih umroh yang mabrur.

“Yang terpenting adalah menjaga niat dan tidak meninggalkan sholat, meski dalam kondisi lelah atau perjalanan,” pungkas Nabila Fitri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....