Pemkab Meranti Apresiasi Pengungkapan Besar Kasus Narkotika

  • 03 Mei 2026 13:31 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Selatpanjang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menyampaikan apresiasi atas keberhasilan aparat penegak hukum dalam menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional di wilayah perairan perbatasan Indonesia–Malaysia. Apresiasi itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, saat menghadiri konferensi pers di Mapolres Kepulauan Meranti, Sabtu 2 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Antik Lancang Kuning 2026 yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen PolnHengki Haryadi. Turut hadir sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol. Putu Yudha Prawira, serta Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi.

Dalam keterangannya, Wakapolda Riau menegaskan bahwa narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa.

“Riau memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk peredaran narkotika internasional melalui jalur laut. Karena itu, kami menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” tegasnya.

Kapolres Kepulauan Meranti menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari informasi intelijen terkait penyelundupan narkoba dari Malaysia melalui Perairan Selat Akar. Setelah penyelidikan selama dua minggu, petugas berhasil mencegat speedboat mencurigakan pada 27 April 2026 dan mengamankan dua tersangka berinisial K (26) dan S (38).

Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 27 kilogram sabu yang terdiri dari 17 paket merek Chinese Pin Wei dan 10 paket merek Gold Leaf, serta 260 cartridge diduga mengandung etomidate.

“Kami memperkirakan lebih dari 6.600 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam melindungi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya pemberantasan narkoba.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kerja keras Polri, Bea Cukai, dan seluruh pihak terkait. Ini bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba,” ungkapnya.

Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....