Foto Era 80-an Kembali Viral Berkat AI, Netizen Diajak Bernostalgia
- 10 Sep 2026 14:01 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Tren membuat foto dengan nuansa masa lalu kembali ramai di media sosial.Kali ini,foto bergaya era 1980-an menjadi perhatian karena dapat dibuat menggunakan bantuan Artificial Intelligence atau AI.
Dengan teknologi AI, pengguna media sosial dapat mengubah foto menjadi tampilan seperti berada di era 80-an. Mulai dari gaya rambut, pakaian, suasana tempat, hingga warna foto dibuat menyerupai hasil jepretan kamera pada masa tersebut.
Tren ini menarik perhatian karena menghadirkan suasana nostalgia. Foto yang sebelumnya biasa saja dapat diubah menjadi potret dengan nuansa jadul, seolah-olah seseorang sedang kembali ke masa puluhan tahun lalu.
Tidak sedikit pengguna media sosial yang mencoba tren tersebut. Mereka membuat foto dengan berbagai gaya,mulai dari pakaian khas era 80-an hingga suasana rumah, jalanan dan tempat hiburan yang dibuat menyerupai kehidupan pada masa itu.
Tak terkecuali artis papan atas Indonesia, Raffi Ahmad. Ia juga ikut mencoba tren foto bergaya masa lalu dengan bantuan AI. Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Raffi menunjukkan hasil foto yang dibuat dengan teknologi tersebut dan menuliskan,“Candu banget” tulisnya di akun pribadinya. Unggahan terkait tren AI tersebut juga menampilkan penggunaan prompt untuk mengubah foto menjadi tampilan era 80-an.
“what would I have like in 80s?Transform this photo into an authentic 1980s look while keeping my facial features and identity unchanged.Change to realistic 80s fasion,hairstyle,makeup and vintage photography aesthetics”tulisnya di medsos
Kehadiran AI membuat tren nostalgia menjadi semakin mudah dilakukan. Pengguna tidak perlu memiliki foto asli dari era 80-an untuk mendapatkan gambaran visual masa tersebut. Cukup dengan memberikan perintah atau prompt tertentu, AI dapat membantu menghasilkan foto dengan gaya yang diinginkan.
Bagi generasi yang pernah tumbuh pada era 80-an, tren ini tentu memiliki daya tarik tersendiri. Gaya rambut, pakaian, warna foto dan suasana yang ditampilkan dapat mengingatkan mereka pada masa kecil, sekolah, keluarga hingga kehidupan sehari-hari.
Sementara bagi generasi yang lahir setelah era 80-an,foto hasil AI dapat menjadi cara untuk mengenal gambaran kehidupan masa lalu. Mereka bisa melihat bagaimana gaya berpakaian dan suasana kehidupan pada masa tersebut melalui tampilan visual yang dibuat dengan teknologi modern.
Meski terlihat seperti foto lama,penting untuk diingat bahwa gambar hasil AI bukan dokumentasi sejarah asli.Foto tersebut merupakan hasil rekayasa atau generasi digital berdasarkan perintah atau prompt yang diberikan kepada sistem AI.
Karena itu,ketika menemukan foto era 80-an di media sosial, pengguna sebaiknya melihat keterangan dan sumber foto terlebih dahulu. Jangan sampai foto buatan AI dianggap sebagai dokumentasi asli dari masa lalu.
Tren ini pada akhirnya mempertemukan dua hal yang menarik,yaitu teknologi dan nostalgia. AI memberikan cara baru untuk membayangkan masa lalu,sementara media sosial membuat hasilnya dapat dinikmati dan dibagikan kepada banyak orang.
Bagi sebagian orang,mungkin foto tersebut hanya sekadar mengikuti tren. Namun,bagi yang pernah merasakan kehidupan era 80-an,satu gambar bisa membawa kembali banyak kenangan.
Kini,nostalgia tidak hanya ditemukan di album foto lama. Dengan bantuan AI, kenangan tentang masa lalu dapat kembali hadir dalam bentuk visual yang lebih kreatif dan menarik perhatian di media sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....