Lima Pelajaran Berharga Dari Film The Intern
- 24 Agt 2025 14:54 WIB
- Bengkalis
KBRN,Bengkalis: Pelajaran sebenarnya bisa datang dari mana saja, bahkan tanpa harus kita alami sendiri. Terkadang, kisah orang lain yang kita dengar atau film yang kita tonton justru mampu memberi pelajaran.
Begitu pula saat menyaksikan film The Intern .Meski sudah tayang sejak 2015 yang lalu, film ini tetap relevan dan menyimpan banyak pesan yang terasa dekat dengan kehidupan kita saat ini.
Dikutip dari laman jhonnythiodoran.id setidaknya ada lima Pelajaran yang dapat di ambil dari film ini, di antaranya adalah
1. Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Mempelajari Hal Yang Baru
Robert De Niro (Ben) dalam film The Intern digambarkan sebagai pensiunan berusia 70 tahun yang tetap penuh semangat dan tak pernah berhenti ingin mencoba hal baru. Ia kemudian Kembali bekerja untuk mengisi waktu pensiunnya dan mendapat kesempatan menjadi karyawan magang senior di perusahaan e-commerce fasion yang sedang naik daun.
Meski dunia teknologi terasa asing, Ben tidak gentar. Dengan bantuan rekan-rekan muda dan cucunya yang bahkan harus menjelaskan apa itu USB lalu ia perlahan belajar dari nol.
Dari sana, Ben menyadari betapa pentingnya merangkul inovasi dan menghargai energi serta kreativitas generasi muda yang mendorong laju ekonomi digital saat ini. Kisah Ben mengingatkan kita bahwa untuk tetap relevan, kita harus berani berubah, keluar dari zona nyaman, dan terbuka pada peluang baru di era modern
2. Saling Melengkapi Meski Beda generasi
Bekerja dalam lingkungan lintas generasi memang penuh tantangan, terutama saat harus berkolaborasi dalam tim maupun menjalankan aktivitas perusahaan. Namun, perbedaan ini seharusnya bukan penghalang, melainkan peluang untuk saling melengkapi dan maju bersama. Kuncinya adalah setiap generasi mampu memahami peran dan porsinya masing-masing.
Misalnya, Ben sebagai sosok yang lebih tua mampu melihat hal-hal yang luput dari perhatian generasi muda. Ketika Jules merasa frustrasi akibat banyaknya penolakan dari klien, Ben tahu bagaimana harus bersikap. Pengalaman panjang membuatnya menjadi anggota tim yang bernilai. Walau awalnya Jules sempat meragukannya, akhirnya semua menyadari bahwa kehadiran Ben sangat berarti dan bahwa usia bukanlah hambatan untuk berkontribusi.
3. Tidak Meremehkan Orang Lain
Awalnya, Hathaway meremehkan De Niro sekaligus meragukan kontribusinya, bahkan ia juga kurang menghargai asistennya yang sebenarnya lulusan University of Pennsylvania. Namun, pandangan itu perlahan berubah berkat kehadiran De Niro. Berbeda darinya, De Niro tidak pernah meremehkan siapa pun. Ia justru cermat dalam mengamati, pandai menyerap setiap detail, dan tulus berusaha memahami orang-orang di sekitarnya.
4. Kebiasaan Sehat
Ben selalu menjaga rutinitas tidurnya dengan disiplin, terlelap sekitar pukul 22.00 dan bangun di waktu yang sama setiap harinya. Selain itu, ia rajin berolahraga, dan Tai Chi menjadi pilihan favoritnya. Pola tidur yang konsisten membuat tubuhnya mendapatkan istirahat optimal, memberi kesempatan untuk regenerasi, sekaligus memperkuat sistem imun. Begitu pula dengan olahraga rutin, yang tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga meningkatkan fungsi tubuh, tanpa memandang berapa pun usia kita.
5. Bertanggung Jawab, Rendah Hati, dan Menjaga Integritas
Sepanjang film, karakter Hathaway adalah seseorang yang memiliki akuntabilitas dan integritas tinggi dalam setiap keputusan serta cara ia menjalankan bisnisnya. Hal ini sejalan dengan sosok De Niro, yang meski seorang eksekutif berpengalaman dengan kualifikasi jauh lebih tinggi dari sekadar magang,Namun ia tetap menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa.
Itulah beberapa pelajaran dari film The Intern dan masih relevan dengan dinamika dunia kerja saat ini, meski filmnya telah lama tayang sejak tahun 2015. Namun saat menontonnya, Anda bisa menemukan banyak hal berharga mulai dari pentingnya saling mendukung dan terbuka terhadap umpan balik, hingga kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja lintas generasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....