Salim Wujudkan Mimpi Kampung Kompang dengan Kulit Sapi Presiden
- 05 Agt 2026 16:49 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Di balik suara bising mesin chainsaw yang memecah keheningan siang di Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, tersimpan sebuah mimpi besar. Seorang perajin kompang bernama Salim (54) tengah menyelesaikan sebuah kompang raksasa berdiameter dua meter yang dipersiapkan sebagai ikon deklarasi Kampung Kompang di Desa Bantan Tengah.
Kompang berukuran jumbo itu menjadi karya paling istimewa yang pernah dibuat Salim sejak menekuni kerajinan kompang pada 2007. Keunikan lainnya, alat musik tradisional Melayu tersebut menggunakan kulit sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang disembelih pada Iduladha 2026.
Saat ditemui tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis di bengkel kerjanya di Jalan Gajah Mada, Desa Bantan Tengah, Salim tampak serius melubangi batang kayu menggunakan chainsaw. Suara mesin baru berhenti ketika para mahasiswa menyapanya.
"Assalamu'alaikum, Pak," sapa Koordinator Desa KKM Bantan Tengah, Agustiawan.
Salim pun menghentikan pekerjaannya, meletakkan mesin, lalu menyambut para tamu dengan ramah.
"Iya... dari mana?" ujarnya sembari menyalami satu per satu mahasiswa.
Di sudut bangsal sederhana miliknya, berbagai alat pertukangan tersusun rapi. Di tempat itulah ribuan kompang telah lahir dari tangan Salim dan kini dimainkan di berbagai daerah, mulai dari Bengkalis, Pekanbaru, Batam hingga Tanjungpinang.
"Saya sudah buat kompang sejak tahun 2007. Kalau dihitung mungkin sudah lebih dari seribu buah," ujar Salim, Rabu 5 Agustus 2026.
Dalam sehari, ia mampu menyelesaikan tujuh hingga delapan kompang. Meski bukan berasal dari suku Melayu, kecintaannya terhadap budaya Melayu membuatnya terus bertahan menjadi perajin kompang hingga sekarang.
Namun perhatian siapa pun yang datang akan langsung tertuju pada sebuah kompang raksasa yang terbaring di samping bangsal kerjanya.
Salim mengungkapkan, kompang berdiameter dua meter itu telah dikerjakan hampir empat bulan.
"Iya, sekarang masih menunggu anggaran pembangunan tugu untuk diresmikan. Kompang ini nantinya menjadi ikon Kampung Kompang di Desa Bantan Tengah," katanya.
Keistimewaan lainnya terletak pada bahan kulit yang digunakan. Saat salah seorang mahasiswa, Hafiz, menanyakan asal kulit kompang tersebut, Salim tersenyum.
"Tidak disambung. Itu kulit sapi kurban Presiden Prabowo. Saya ambil di Masjid Istiqomah Bengkalis," ungkapnya.
Menurut Salim, kulit sapi berukuran besar itu diperoleh setelah mendapat informasi dari Anggota DPRD Bengkalis Muhammad Isa pada Hari Raya Iduladha 2026.
"Pak Isa menelepon waktu Iduladha. Katanya ambil kulit sapi kurban Presiden di Masjid Istiqomah. Ya, kami ambil," kenangnya.
Kulit sapi tersebut kemudian dipasang sebagai membran utama kompang raksasa yang kini menjadi simbol harapan baru bagi Desa Bantan Tengah.
Di hadapan mahasiswa, Salim bahkan menaiki kompang raksasa itu untuk memperlihatkan kekuatan rangka kayu sekaligus ketebalan kulit sapi yang digunakan.
Bagi Salim, membuat kompang bukan sekadar mencari penghasilan, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya Melayu agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
"Saya senang kalau ada mahasiswa datang. Kalau mau belajar membuat kompang, saya senang sekali," ujarnya.
Semangat berbagi ilmu itu telah dibuktikannya. Salim pernah menghabiskan hampir dua bulan di Pekanbaru untuk mengajarkan cara membuat kompang kepada seorang pemuda hingga mahir. Kini, mantan muridnya telah memiliki usaha sendiri dan masih sering berbagi pesanan dengannya.
Baginya, ilmu tidak akan berkurang meski dibagikan kepada orang lain. Karena itu, ia mulai menyiapkan generasi penerus dari keluarganya sendiri. Sang anak kini turut membantu proses pembuatan kompang setiap hari sebagai bentuk komitmen melestarikan seni budaya Melayu.
Melalui kompang raksasa yang dibuat dari kulit sapi kurban Presiden Prabowo, Salim berharap impiannya melihat Desa Bantan Tengah dikenal sebagai Kampung Kompang segera terwujud, sekaligus menjadi destinasi budaya yang membanggakan Kabupaten Bengkalis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....