Proses Kopi Luwak di Alas Harum Bali
- 15 Apr 2026 06:45 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Gianyar – Proses panjang pembuatan kopi luwak dapat disaksikan secara langsung oleh wisatawan di Alas Harum Bali. Melalui rangkaian tahapan yang diperlihatkan, pengunjung diajak memahami bagaimana biji kopi pilihan diolah secara alami hingga menjadi minuman berkualitas tinggi.
Dalam rangkaian foto yang terlihat, ditampilkan beberapa tahap penting proses produksi kopi luwak. Tahap awal dimulai dari biji kopi yang telah dikonsumsi oleh hewan Luwak dan dikeluarkan kembali dalam bentuk masih menyatu dengan kotorannya. Biji kopi tersebut kemudian dikumpulkan dan dijemur di bawah sinar matahari.
Setelah itu, proses berlanjut pada tahap pembersihan. Biji kopi dipisahkan dari kotoran, lalu dicuci hingga bersih untuk memastikan higienitas. Tahap berikutnya adalah pengeringan ulang, di mana biji kopi yang telah bersih dijemur kembali hingga kadar airnya berkurang.
Terlihat pula pada foto, biji kopi yang sudah kering memiliki warna lebih terang sebelum masuk ke tahap penyangraian. Proses sangrai inilah yang nantinya akan menentukan aroma dan cita rasa kopi sebelum digiling dan diseduh.
Pemandu wisata, Bli Agung, menjelaskan kepada rombongan Armina Daily bahwa keunikan kopi luwak terletak pada proses fermentasi alami di dalam tubuh luwak. Proses tersebut membuat struktur biji kopi berubah sehingga menghasilkan rasa yang lebih halus dan tidak terlalu pahit.
“Semua proses ini masih dilakukan secara tradisional agar kualitas rasa tetap terjaga,” ujar Bli Agung saat memberikan penjelasan.
Rombongan Armina Daily tampak antusias mengikuti setiap tahapan. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga mendapatkan penjelasan detail mengenai perbedaan warna, tekstur, hingga aroma biji kopi di setiap prosesnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama wisata edukasi di Alas Harum Bali. Selain menikmati keindahan alam sekitar, wisatawan juga memperoleh pengetahuan baru tentang proses produksi kopi luwak yang selama ini dikenal eksklusif.
Melalui pengalaman ini, pengunjung diharapkan dapat lebih menghargai setiap proses yang dilalui hingga secangkir kopi luwak tersaji, sekaligus memahami nilai budaya dan tradisi yang melekat dalam pengolahannya di Bali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....