Mengenal Proses Kopi Luwak di Alas Harum Bali Bersama Rombongan Armina Daily
- 15 Apr 2026 06:30 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Gianyar – Suasana asri dan alami terasa kental saat memasuki kawasan Alas Harum Bali. Dikelilingi pepohonan hijau dan udara sejuk khas Ubud, lokasi ini menawarkan pengalaman wisata edukatif yang memadukan keindahan alam dengan pengetahuan tentang kopi khas Indonesia.
Salah satu daya tarik utama di kawasan ini adalah keberadaan hewan Luwak yang dikenal sebagai pemakan biji kopi pilihan. Luwak memiliki insting alami untuk memilih buah kopi yang benar-benar matang, sehingga kualitas biji yang dihasilkan pun lebih baik dibandingkan proses panen biasa.
Pemandu wisata lokal, Bli Agung, menjelaskan langsung kepada rombongan Armina Daily mengenai proses unik tersebut. Ia menyebutkan bahwa setelah dikonsumsi, biji kopi akan mengalami fermentasi alami di dalam sistem pencernaan luwak.
“Proses inilah yang membuat rasa kopi luwak lebih halus, tidak terlalu asam, dan memiliki aroma yang khas,” ujar Bli Agung saat mendampingi rombongan.
Dalam area yang terlihat pada foto, kandang luwak didesain menyerupai habitat alami, dengan atap jerami dan tanaman hijau yang tertata di sekelilingnya. Hal ini bertujuan menjaga kenyamanan hewan sekaligus memberikan edukasi visual kepada pengunjung tentang lingkungan hidup luwak.
Rombongan Armina Daily tampak antusias mengikuti penjelasan. Beberapa peserta bahkan aktif bertanya mengenai perbedaan kopi luwak dengan kopi biasa, serta proses pengolahannya hingga siap diminum. Setelah biji kopi dikumpulkan, proses dilanjutkan dengan pencucian, penjemuran, hingga penyangraian untuk menghasilkan cita rasa terbaik.
Tak hanya itu, para peserta juga diajak mencicipi berbagai varian kopi dan teh khas Bali yang disajikan langsung di lokasi. Momen ini menjadi pengalaman menarik karena wisatawan dapat membandingkan rasa kopi luwak dengan jenis kopi lainnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian tour eksklusif Armina Daily di Bali yang tidak hanya berfokus pada wisata alam, tetapi juga edukasi dan pengalaman budaya. Dengan penjelasan langsung dari pemandu lokal, peserta mendapatkan wawasan baru tentang proses panjang di balik secangkir kopi luwak yang telah mendunia.
Melalui kegiatan ini, rombongan tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga membawa pulang pengetahuan serta pengalaman berharga dari Pulau Dewata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....