Buah Gedan, Buah Hutan Khas Bengkalis yang Mulai Jarang Ditemukan
- 02 Apr 2026 22:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Di tengah kekayaan hayati hutan Bengkalis, terdapat salah satu buah lokal yang cukup unik dan mulai jarang dijumpai, yakni buah gedan atau yang juga dikenal masyarakat dengan sebutan ridan, ghedan, maupun gidan. Buah ini memiliki nama ilmiah Nephelium maingayi dan masih satu keluarga dengan rambutan serta leci.
Buah gedan umumnya tumbuh liar di kawasan hutan tropis, termasuk di wilayah Bengkalis. Secara fisik, buah ini memiliki bentuk yang mirip dengan rambutan, namun dengan ukuran yang lebih kecil dan kulit yang tidak terlalu berduri. Warna kulitnya cenderung merah kecokelatan saat matang.
Dari segi rasa, buah ridan dikenal memiliki cita rasa manis dengan sedikit asam yang menyegarkan. Daging buahnya berwarna putih bening dan cukup berair, sehingga banyak disukai oleh masyarakat yang pernah mencicipinya.
Keberadaan buah ridan di Bengkalis menjadi bagian dari kekayaan flora hutan yang perlu dijaga. Namun, seiring dengan berkurangnya kawasan hutan dan minimnya budidaya, buah ini kini semakin sulit ditemukan di alam liar.
Seorang konten kreator akun Anak Pulau Ges asal Pangkalan Batang Barat, Mukhlis Syahputra, mengaku masih sempat merasakan pengalaman mencari buah ridan bersama teman-temannya di sela Hari Raya Idul Fitri.
“Kami biasanya pergi ke hutan bersama teman-teman saat suasana lebaran. Selain silaturahmi, sekalian mencari buah gedan. Rasanya segar dan jadi kenangan tersendiri karena sekarang sudah mulai susah ditemukan,” ujarnya.
Menurut Mukhlis, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mencari buah, tetapi juga mempererat kebersamaan antar teman. Ia yang aktif membagikan konten seputar kehidupan lokal melalui akun Anak Pulau Ges juga kerap mengangkat potensi alam daerah, termasuk buah-buahan hutan yang mulai langka.
Selain dikonsumsi langsung, buah ridan juga berpotensi diolah menjadi berbagai produk olahan seperti manisan atau campuran minuman segar. Kandungan air yang tinggi serta rasanya yang khas menjadikan buah ini memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
Upaya pelestarian buah ridan dinilai penting, baik melalui perlindungan habitat maupun pengenalan kepada generasi muda. Dengan demikian, buah khas hutan Bengkalis ini tidak hanya menjadi cerita, tetapi tetap dapat dinikmati di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....