Ramadan di Dundee Lebih Tenang dari Indonesia
- 14 Mar 2026 12:42 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Suasana bulan suci Ramadan di Kota Dundee, Skotlandia terasa berbeda dibandingkan dengan yang biasa dirasakan masyarakat di Indonesia. Jika di tanah air Ramadan identik dengan keramaian pasar takjil dan aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, di Dundee suasana tersebut cenderung lebih tenang seperti hari-hari biasa.
Di kota yang berada di wilayah Inggris Raya tersebut, umat muslim merupakan kelompok minoritas sehingga suasana Ramadan tidak begitu terlihat di ruang publik. Tidak ada pedagang takjil yang berjejer di pinggir jalan atau keramaian masyarakat yang berburu makanan berbuka seperti yang lazim ditemui di berbagai daerah di Indonesia.
Meski demikian, semangat menjalankan ibadah Ramadan tetap terjaga di kalangan komunitas muslim yang tinggal di kota tersebut, termasuk para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan.
Salah seorang mahasiswa Indonesia di Dundee, Ade Indra Suhara mengatakan meskipun suasana Ramadan di sana tidak semeriah di Indonesia, umat muslim tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat.
Ade yang juga merupakan dosen di IAIN Datuk Laksemana Bengkalis saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral di University of Dundee.
Menurutnya, untuk menjaga kebersamaan selama Ramadan, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia Dundee sering mengadakan kegiatan bersama seperti buka puasa bersama.
“Walaupun suasananya tidak seramai di Indonesia, kami tetap berusaha menciptakan kebersamaan dengan sesama mahasiswa Indonesia maupun dengan komunitas muslim di sini,” ujarnya.
Selain berkumpul bersama sesama mahasiswa Indonesia, mereka juga sering berbuka puasa bersama dengan komunitas muslim internasional di Central Mosque Dundee.
Di masjid tersebut, umat muslim dari berbagai negara seperti Pakistan, India, Arab Saudi hingga Palestina berkumpul untuk melaksanakan salat berjamaah serta berbuka puasa bersama.
Ade mengatakan pengalaman menjalani Ramadan di negara dengan jumlah muslim yang lebih sedikit memberikan pelajaran berharga tentang kebersamaan dan toleransi.
Ia menilai meskipun suasana Ramadan di Dundee lebih tenang dibandingkan di Indonesia, nilai kebersamaan dan persaudaraan antar umat muslim tetap terasa kuat.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi kenangan berharga selama menjalani studi di luar negeri sekaligus memperluas wawasan tentang kehidupan umat muslim di berbagai belahan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....