Ramadan di Negara Minoritas Muslim
- 14 Mar 2026 12:24 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis — Umat muslim di Inggris Raya termasuk di Kota Dundee, Skotlandia menjalani ibadah puasa bulan suci Ramadan sebagai kelompok minoritas. Meski tidak semeriah suasana Ramadan di negara mayoritas muslim seperti Indonesia, berbagai aktivitas ibadah tetap berlangsung dengan penuh kebersamaan.
Salah seorang mahasiswa Indonesia di Dundee, Ade Indra Suhara mengatakan umat muslim di kota tersebut tetap menjalankan ibadah puasa dengan lancar meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak dibandingkan masyarakat nonmuslim.
Ade yang juga merupakan dosen di IAIN Datuk Laksemana Bengkalis saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral di University of Dundee. Ia mengaku pengalaman menjalani Ramadan di negara minoritas muslim memberikan kesan tersendiri.
Menurutnya, berbeda dengan di Indonesia yang memiliki jadwal imsak dan berbuka puasa resmi dari pemerintah, di Inggris Raya jadwal ibadah biasanya diterbitkan oleh masjid-masjid setempat.
Salah satu pusat aktivitas umat muslim di Dundee adalah Central Mosque Dundee yang setiap Ramadan menjadi tempat berkumpulnya komunitas muslim dari berbagai negara.
“Di sini tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah terkait jadwal puasa seperti di Indonesia. Biasanya kami mengikuti jadwal yang dikeluarkan oleh masjid,” jelasnya, Sabtu 14 Maret 2026.
Meski hidup sebagai minoritas, Ade mengatakan kebersamaan antar umat muslim di Dundee justru terasa sangat kuat. Jamaah yang datang ke masjid tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara seperti Pakistan, India, Arab Saudi hingga Palestina.
Setiap hari selama Ramadan, mereka rutin melaksanakan salat berjamaah, mengikuti kajian keagamaan, hingga berbuka puasa bersama di masjid.
Kegiatan tersebut menjadi momen penting bagi umat muslim di Dundee untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan di tengah kehidupan sebagai minoritas.
Ade menambahkan, suasana Ramadan di Dundee memang tidak seramai di Indonesia yang biasanya dipenuhi aktivitas berburu takjil menjelang waktu berbuka.
Namun menurutnya, kesederhanaan suasana Ramadan di luar negeri justru memberikan pengalaman spiritual yang berbeda.
“Walaupun tidak seramai di Indonesia, kebersamaan di sini sangat terasa karena kami berkumpul dengan muslim dari berbagai negara,” ujarnya.
Ia berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh umat muslim di dunia serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama, di mana pun berada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....