Perjuangan Ibu Lansia Berjualan Sayur di Pinggiran Jalan

  • 06 Feb 2026 09:21 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Tokiya, seorang ibu lansia berusia 80 tahun, telah berjualan sayuran di pinggiran jalan sudah puluhan tahun. Meskipun usianya sudah lanjut, Tokiya masih sangat kuat dan semangat dalam menjalankan usahanya.

Tokiya merupakan warga desa Wonosari Tengah Kabupaten Bengkalis, ia telah kehilangan suaminya beberapa tahun yang lalu. Namun, ia tidak menyerah dan terus berjuang untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Saat ini ia tinggal dengan dua orang anaknya yang sudah berkeluarga.

Setiap sore, Tokiya mengutip sayuran di perkebunan sayur untuk dijual pada esok harinya. Ia memulai jualannya setiap hari dengan berjalan kaki, jarak dari rumah ke lokasi jualannya sekitar 2 km. Ia berjualan mulai jam 7 pagi sampai jam 11 siang.

"Alhamdulillah, saya masih bisa berjualan sayur untuk memenuhi kebutuhan hidup saya," kata Tokiya dengan senyum. Ia berharap dapat terus berjualan sayur untuk membantu anak-anaknya dan cucu-cucunya.

Penghasilan Tokiya dari jualan sayuran tidak tentu setiap hari. Kadang ia hanya mendapat Rp 20.000, kadang Rp 30.000 sehari, dan pernah tidak dapat sama sekali jika sayuran tidak laku. Namun, ia tidak pernah mengeluh serta tidak pernah menyerah dan terus berjuang.

Meski usianya yang tak muda lagi, Tokiya masih sangat kuat dan semangat. Namun, matanya mulai mengalami katarak dan serjng berair, sehingga harus memakai kaca mata hitam menghindari terkena cahaya matahari. Selain itu juga kadang ia mengalami lupa dan kesulitan mengingat hal-hal yang telah terjadi.

"Kemana-mana saya harus memakai kaca mata hitam ini, karena mata saya sakit sering keluar air gitu. Kadang saya ini sering lupa juga, misalnya saya lupa apa yang sudah saya lakukan tadi pagi dan waktu-waktu sebelumnya," katanya dengan tawa.

"Kami berdua dulu berjualan sayur bersama, tapi sekarang saya harus berjuang sendirian," katanya dengan mata berkaca-kaca. 

Namun, ia tidak ingin menyerah dan terus berjuang untuk keluarganya. Semoga ibu Tokiya dapat terus berjualan sayur dengan semangat dan bahagia, dan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tidak menyerah dalam menghadapi kesulitan.

Rekomendasi Berita