Kasih Ibu Antarkan Arul Dua Kali Umroh

  • 16 Okt 2025 10:52 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Di usia muda, banyak remaja sibuk mengejar prestasi akademik atau hobi. Namun berbeda dengan M. Amirul, pemuda asal Kabupaten Bengkalis ini sudah menapaki jejak spiritual yang luar biasa. Di usia 17 tahun, ketika masih duduk di bangku SMA, Amirul telah berangkat umroh untuk pertama kalinya. Luar biasanya lagi, hanya berselang setahun, di usia 18 tahun, ia kembali menunaikan ibadah umroh untuk kedua kalinya, dan bersama ibunda tercinta, Railah.

Kini, Amirul yang akrab disapa Arul, baru memulai langkah baru sebagai mahasiswa di Universitas Payung Negeri Pekanbaru. Namun semangat dan kedewasaan rohaninya sudah tampak jauh sebelum masa kuliah dimulai.

Menurut kesaksian Nabila Fitri, tour leader Arminareka Bengkalis yang mendampingi rombongan umroh, Arul dikenal sebagai sosok remaja yang bersemangat dan rendah hati.

“Arul ini pemburu shaf terdepan Ka'bah. Dia selalu gercep ambil posisi depan Hajar Aswad tiap ke Masjidil Haram. Anak yang baik, ramah, selalu mau belajar, dan nggak pernah ragu menolong tamu Allah yang sudah sepuh,” ungkap Nabila Fitri.

Ia menambahkan, karakter santun dan kemandirian Arul merupakan cerminan didikan luar biasa dari sang ibu. “Saya salut dengan ibunya, Railah. Walaupun single parent, beliau mampu membesarkan anak yang saleh dan penuh rasa hormat. Dua kali umroh di usia SMA bukan hal biasa, ini buah dari niat, kesungguhan, dan doa seorang ibu,” tambah Nabila.

Perjalanan spiritual ini difasilitasi oleh PT. Arminareka Perdana, travel terbesar dan terpercaya di Indonesia dengan pengalaman 35 tahun, melalui program Umroh Akbar Spesial Milad Arminareka, lengkap dengan agenda Muhasabah Akbar di Arafah.

Momen yang paling menyentuh terjadi di Arafah. Di tengah doa dan khusyuknya jamaah, Arul menundukkan kepala, memeluk ibundanya, memohon ampun dan doa restu. Mata keduanya berkaca-kaca, menyentuh hati semua yang menyaksikan. Bagi Arul, itu bukan sekadar ritual ibadah, tapi juga wujud rasa syukur dan cinta kepada sang ibu yang membesarkannya seorang diri.

Perjalanan spiritual Arul menjadi bukti bahwa usia muda bukan halangan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan tekad dan dukungan doa orang tua, siapa pun bisa meraih impian menjejak tanah suci, bahkan di usia remaja.

Kisah Arul dan ibunya mengingatkan banyak orang bahwa perjalanan iman tidak mengenal usia maupun keadaan, asal ada niat kuat dan langkah yang tulus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....