Kadin Bengkalis Dorong UMKM Bertransformasi ke Bisnis Digital
- 23 Jul 2026 17:22 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya. Transformasi digital dinilai menjadi salah satu langkah strategis agar UMKM mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pasar di tengah perubahan perilaku konsumen.
Ketua Kadin Kabupaten Bengkalis, Muhammad Ridho Nosa, mengatakan masih banyak pelaku UMKM yang awalnya menjalankan usaha secara konvensional, seperti menitipkan produk di toko-toko atau menyewa lapak untuk berjualan. Namun, setelah mendapatkan pemahaman mengenai manfaat digitalisasi, banyak di antaranya mulai beralih memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran.
Menurut Ridho, perubahan tersebut membawa dampak positif terhadap perkembangan usaha. Pelaku UMKM kini tidak lagi bergantung sepenuhnya pada toko fisik, tetapi mampu menjangkau konsumen melalui berbagai platform digital seperti Instagram, Facebook, hingga layanan Google Business.
"Yang awalnya mereka berjualan secara konvensional, setelah memahami manfaat digitalisasi akhirnya mulai bertransformasi. Perubahan ini sangat membantu UMKM berkembang karena pemasaran menjadi lebih luas dan lebih mudah menjangkau konsumen," ujarnya, Kamis 22 Juli 2026.
Ia menambahkan, saat ini sudah banyak contoh pelaku UMKM di Bengkalis yang berhasil meningkatkan penjualan setelah memanfaatkan teknologi digital. Bahkan, sebagian besar di antaranya mulai menerapkan sistem pre-order atau pemesanan terlebih dahulu, sehingga produksi dapat disesuaikan dengan permintaan pasar.
Ridho menilai, konsep tersebut menjadi salah satu bentuk adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi. Selain mengurangi risiko kerugian akibat stok yang tidak terjual, sistem pre-order juga membuat pelaku usaha lebih efisien dalam mengelola modal dan proses produksi.
Salah seorang warga Bengkalis, Rina, mengaku lebih sering membeli produk UMKM secara daring karena dinilai lebih praktis. Menurutnya, cukup melihat katalog produk melalui media sosial, melakukan pemesanan, kemudian barang diantar ke rumah.
"Sekarang saya lebih sering belanja produk UMKM lewat Instagram atau WhatsApp. Tinggal pilih produknya, pesan, lalu diantar. Cara seperti ini jauh lebih praktis dan menghemat waktu," katanya.
Kadin Bengkalis berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Selain memperluas pasar, digitalisasi juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sehingga dapat bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di pasar nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....